Pertamina EP Pertahankan Produksi Minyak

SuaraBanyuurip.com - Ahmad Sampurno

Blora – Pertamina EP Asset 4 Field Cepu  berupaya mempertahankan produksinya, meskipun sedang mengalami penurunan. Produksi minyak semester pertama tahun 2019 ini, lebih rendah dari target sebesae 2.400 Barel per hari (bph).

Sementara, rata-rata realisasi produksi sebesar 2.300 bph. Sedangkan target minimum sudah dilampaui, yakni sebanyak 2.200 bph.

Asisten Manager Produksi Pertamina EP Asset 4 Field Cepu, Ardi mengatakan, pihaknya fokus mengejar  target produksi baik minyak maupun gas. Untuk target produksi minyak belum mencapai 100%. Sementara gas sudah mencapai 100% atau sebesar 70 MMSCFD dengan gas sales 50 MMSCFD.

“Ini yang menjadi pekerjaan rumah kita, karena baru tercapai 94% – 95% dari target management sebesar 2.400 bph,” ujarnya kepada suarabanyuurip.com saat berada di Bojonegoro belum lama ini.

Dijelaskan, ada sejumlah kendala yang dihadapi pertamina dalam upaya peningkatan jumlah produksi minyak. Diantaranya karena adanya sumur bermasalah dan penurunan produksi minyak (decline). 

“Ada problem bawah tanah, seperti kadar air naik atau kendala alat, seperti pompa dan alat lain dan berpengaruh ke produksi,” tuturnya.

Baca Juga :   Peringati Hari Lingkungan Hidup, Pertamina EP Sukowati Gelar Tanam Mangrove Bareng DLH Tuban

Untuk itu, pihaknya fokus pada sumur-sumur existing yang ada di Wilayah Kerja Pertambangan (WKP) Pertamina EP Asset 4 Field Cepu.  

Ditambahkan, saat ini masih ada titik sumur yang produksinya cukup tinggi. Dengan hasil produksi 100 sampai 150 bph. Yakni di lapangan sumur Tapen 04 Kabupaten Tuban. 

“Dia natural flow. Jadi kita tidak bisa apa-apa. Hanya bisa memantau saja. Kadang turun kadang naik,” ujarnya.(ams)

»Follow Suarabanyuurip.com di
» Saluran WhatsApp Channel SuaraBanyuurip.com


Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *