SuaraBanyuurip.com – Ririn Wedia
Bojonegoro – Pemerintah Kabupaten Bojonegoro, Jawa Timur, bersama jajaran Satuan Kerja Khusus (SKK) Migas Perwakilan Jawa Bali Nusa Tenggara (Jabanusa) dan Kontraktor Kontrak Kerja Sama (KKKS) menggelar safari ramadhan.
Kegiatan tahunan tersebut dikemas dengan buka bersama dan pemberian santunan kepada anak yatim di Pendapa Pemkab Bojonegoro, Senin (27/5/2019) kemarin.
Bupati Anna Mu’awanah bersama jajaran Forkopimda dan organisasi perangkat daerah (OPD) hadir dalam kegiatan tersebut. Juga Kepala SKK Migas Perwakilan Jabanusa Nurwahidi, Vice President Public & Government Affairs ExxonMobil Indonesia Erwin Maryoto, JTB Site Office and PGA Manager PEPC, Kunadi, Public and Relations Pertamina EP Asset 4 Sukowati Field, Angga Aria.
Kepala Perwakilan SKK Migas Jabanusa, Nurwahidi, mengatakan, acara ini merupakan serangkaian safari Ramadhan yang digelar tahunan setiap bulan Ramadhan di wilayah kerja pertambangan migas, salah satunya Bojonegoro.
“Ini merupakan wujud kepedulian kami dari SKK Migas dan KKKS terhadap anak-anak yatim piatu di Bojonegoro,” ujarnya.Â
Pihaknya menyampaikan, menyantuni anak yatim piatu merupakan tanggung jawab bersama. Oleh sebab itu, pihaknya mengajak semua stakeholder berdoa bersama dengan mereka supaya sukses menjalankan kegiatan migas di Kabupaten Bojonegoro seperti Lapangan Banyuurip, Blok Cepu, Lapangan Sukowati, Blok Tuban, dan Lapangan Unitisasi Gas Jambaran-Tiung Biru (JTB).Â
Sementara itu, Field Manager Pertamina EP Asset 4 Sukowati Field, Heri Aminanto menambahkan, safari ramadhan berlangsung lancar. Acara ini diinisiasi Pertamina EP, PEPC, dan EMCL dibantu oleh seluruh pihak termasuk Pemkab Bojonegoro yang memberi ijin dan mensupport kegiatan SKK Migas Jabanusa – KKKS Kluster Bojonegoro.Â
“Kami sangat berterimakasih kepada Pemkab Bojonegoro yang telah mensupport kegiatan KKKS selama ini,” tandasnya.Â
Bupati Bojonegoro, Anna Mu’awanah mengatakan, dalam safari ramadhan bersama SKK Migas dan KKKS kali ini Pemkab Bojonegoro mengundang 1.000 anak yatim dan piatu, kiai serta tokoh masyarakat guna mempererat tali silaturahmi.Â
Dia mengungkapkan, pembangunan Bojonegoro 2019 diimbangi dengan amaliyah. Hal ini dilakukan guna sebagai ucap sukur pemkab atas produksi migas di Bojonegoro yang mencapai 20% dari produksi nasional.
Ditambahkan, dalam perspektif APBD ada santunan sekitar 1.500 anak, yang dilakukan setahun sebanyak 3 kali.
“Ini harus dilakukan karena kewajiban pemerintah untuk dapat menjamin kehidupan serta pendidikan warga Bojonegoro,” pungkas Bu Anna, sapaan akrab Bupati Bojonegoro.(rien)