SuaraBanyuurip.com – Ahmad Sampurno
Blora -Â Masterplan Ngloram, Kecamatan Cepu, Kabupaten Blora, Jawa Tengah, dinyatakan ada perubahan. Sehingga mempengaruhi pengadaan lahan yang akan dibebaskan untuk perluasan Bandara Ngloram.
“Ada sedikit perubahan pada masterplan,” kata Sekda Blora, Komang Gede Irawadi, saat dikonfirmasi Suarabanyuurip.com terkait perkembangan Bandara Ngloram, Kamis (30/5/2019).
Perubahan itu, kata dia, juga berdampak pada pengadaan lahan untuk perluasan bandara. “Ya, sedikit ada pergeseran,” ujarnya.
Terpisah, Kepala Desa Ngloram, Diro Beni Susanto, menyampaikan, secara umum berkas sudah lengkap semua. Namun ada sedikit kekurangan. Sedangkan untuk pembebasan lahan, pihaknya mengaku tinggal mengikuti.
“Semua tergantung team pembebasan dari Perhubungan. Sementara untuk kekurangannya seperti berkas akta waris, hibah dan kutipan C desa,” kata Diro.
Sebelumnya, Diro juga menyampaikan, ada penambahan jumlah pemilik lahan saat dilakukan pengukuran beberapa waktu lalu.
“Awalnya 22 orang. Sekarang menjadi 23 orang pemilik lahan. Dari Desa Ngloram dan Desa Kapuan. Ya, hanya terjadi pergeseran saja saat lahan diukur,” kata dia.(ams)