SuaraBanyuurip.com – Ahmad Sampurno
Blora – Arus lalu lintas di perbatasan Jawa Timur dengan Jawa Tengah, tepatnya di Kecamatan Cepu, mulai menunjukkan peningkatan pada H-5 lebaran Idul Fitri 1440 H, Jumat (31/5/2019).
Peningkatan arus lalu lintas ini dikarenakan meningkatnya mobilitas warga, terutama di Pasar dan pusat perbelanjaan.
Menurut Kapolsek Cepu, AKP Slamet Riyanto, peningkatan mobilitas tersebut tentunya menimbulkan kerawanan – kerawanan yang perlu diantisipasi. Seperti Kemacetan, Kecelakaan, ataupun gangguan kamtibmas mulai dari pencurian, copet hingga jambret di pusat keramaian.
Untuk mengantisipasi itu, lanjut dia, Polres Blora melalui Operasi Ketupat Candi siap memberikan pelayanan dan pengamanan kepada warga maupun pemudik yang melintas di Kabupaten Blora.
Hasil pantauan Petugas Kepolisian Pos Pengamanan Operasi Ketupat Candi (OKC) 2019, kata Slamet, arus lalu lintas seputaram Cepu ramai lancar.Â
“Sampai saat ini, situasi diperbatasan aman dan kondusif. Untuk lonjakan arus mudik belum nampak, baik yang masuk ke Cepu maupun meluar menuju Jawa Timur,” tegasnya kepada suarabanyuurip.com, Jum’at (31/5/2019).
Dijelaskan, mobilitas masyarakat yang ramai saat ini masih didominasi warga lokal seperti dari Kecamatan Padangan, Kabupaten Bojonegoro. Mereka kesehariannya belanja di wilayah pasar Cepu.Â
“Masih warga lokalan yang lalu lalang beraktivitas, terutama jelang lebaran. Seperti pasar dan pusat perbelanjaan ramai dikunjungi,” ujarnya.
Peningkatan arus mudik diprediksi terjadi pada H-3 lebaran. Sebab sudah memasuki cuti bersama Nasional.Â
“Meskipun arus belum padat, namun anggota telah kami siagakan untuk antisipasi kejadian yang tidak di inginkan,” tandasnya.(ams)Â