Bagi Hasil Migas Bojonegoro 2018 Terealisasi Rp2,281 Triliun

EMCL Uji Coba Produksi Minyak Blok Cepu 225 ribu Bph

SuaraBanyuurip.com - Ririn Wedia

Bojonegoro – Kekuatan APBD Bojonegoro, Jawa Timur, masih disokong Dana Bagi Hasil (DBH) Migas. Dari besaran APBD 2018 Rp4,8 triliun, sebesar Rp2,281 triliun berasal dari pendapatan migas. 

Wakil Bupati Bojonegoro, Budi Irawanto menyampaikan capaian kinerja realisasi pendapatan daerah tahun 2018 cukup signifikan. Dari target yang ditetapkan sebesar Rp 3,35 triliun dapat direalisasikan sebesar Rp 4,82 triliun atau mencapai 143,96 %.

Realisasi pendapatan tahun 2018 mengalami peningkatan sebesar Rp 1,799 triliun atau sebesar  59,51% dari pendapatan Tahun 2017.  

Dijelaskan meningkatnya pendapatan Bojonegoro secara secara signifikan ini dipicu oleh menguatnya nilai tukar rupiah terhadap dolar sehingga berimbas pada kenaikan pendapatan DBH Migas yang diterima pemkab.

Dari total pendapatan yang diterima, diantaranya adalah pendapatan transfer dari Pemerintah Pusat berupa Bagi Hasil Pajak dari target sebesar Rp163 Miliar terealisasi sebesar Rp251 Miliar.

“Sedangkan bagi hasil migas dari target sebesar Rp943 milyar terealisasi sebesar Rp2,281 triliun atau mencapai 241,83 %,” ujarnya saat menyampaikan Laporan Pertanggungjawaban (LPj) APBD 2018 di Gedung DPRD setempat, Rabu (13/6/2019) kemarin. 

Baca Juga :   PT YIN Silaturahmi ke Redaksi SBU

Sementara Dana Alokasi Umum (DAU) dari target sebesar Rp932 miliar terealisasi sebesar Rp932 milyar dan Dana Alokasi Khusus (DAK) dari target sebesar Rp144 miliar  terealisasi sebesar Rp349 miliar.  

“Untuk dari sisi Pendapatan Asli Daerah atu PAD terealisasi sebesar 113,51 % dari target sebesar Rp 374,56 miliar  terealisasi sebesar Rp 425,16 miliar,” ujarnya. 

Untuk PAD didapatkan diantaranya dari Pajak Daerah  yakni target Rp88,492 miliar terealisasi sebesar Rp94 miliar, Retribusi Daerah dari target sebesar Rp20 Miliar terealisasi sebesar Rp19 miliar. Kemudian Hasil Pengelolaan Kekayaan Daerah yang dipisahkad dari target sebesar Rp20 miliar terealisasi Rp18 miliar. Serta dari lain-lain pendapatan sli Daerah yang sah dari target sebesar Rp245 miliar terealisai Rp292 miliar.(rien)

»Follow Suarabanyuurip.com di
» Saluran WhatsApp Channel SuaraBanyuurip.com


Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *