Pemdes Pelem Belum Ajukan Program CSR PEPC

Kades Pelem Sudawam.

SuaraBanyuurip.com – Ririn Wedia

Bojonegoro – Pemerintah Desa pelem, Kecamatan Purwosari, Kabupaten Bojonegoro, Jawa Timur, hingga saat ini belum mengajukan program corporate social responsibility (CSR) kepada operator Lapangan Unitisasi Gas Jambaran-Tiung Biru (JTB), Pertamina EP Cepu (PEPC) untuk masyarakat setempat.

“Kami belum membuat pengajuan program CSR,” kata Kepala Desa Pelem, Sudawam, kepada Suarabanyuurip.com, Jumat (14/6/2019).

Menurutnya, untuk mengajukan program CSR harus melakukan pemetaan terlebih dahulu dengan menyesuaikan kebutuhan masyarakat. Meski diakui, sampai pertengahan tahun ini belum juga ada pembicaraan mengenai hal tersebut dengan PEPC.

“Hanya saja, harapan kami ada peningkatan kewirausahaan terhadap warga Pelem,” ujarnya.

Dikatakan, program CSR tahun 2018 lalu yang diberikan oleh PEPC adalah pembangunan surau atau langgar senilai Rp15 juta, rehabilitasi masjid senilai Rp25 juta, dan pembagian parcel saat Safari Ramadhan. Pemberian CSR tersebut, sangat dirasakan manfaatnya oleh warga yang terdampak langsung dengan keberadaan proyek JTB.

“Sambil menunggu pelaksanaan program CSR, kami berharap ada prioritas pemuda Pelem untuk mendapatkan beasiswa operator JTB,” harapnya.

Baca Juga :   Ratusan Karyawan Demo Perusahaan

Menanggapi permintaan tersebut, JTB Site Office and PGA Manager PEPC, Kunadi, mengungkapkan, jika permintaan Pemdes Pelem terhadap prioritas beasiswa operator JTB bagi pemuda ring 1 sudah disampaikan pada saat sosialisasi program di Desa Dolokgede, Kecamatan Tambakrejo, beberapa waktu lalu.

“Dan sudah dijawab dihadapan semua yang hadir,” pungkasnya.(rien)

»Follow Suarabanyuurip.com di
» Saluran WhatsApp Channel SuaraBanyuurip.com


Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *