SuaraBanyuurip.com – d suko nugroho
Bojonegoro – Tahapan pemilhan kepala desa (Pilkades) serentak di Kabupaten Bojonegoro, Jawa Timur, terus berjalan. Hari ini, Jumat (14/6/2019), semua desa yang akan melaksanakan pilkades melakukan penetapan dan pengumuman calon oleh panitia.
Tidak terkecuali empat desa di Kecamatan Gayam. Pilkades di wilayah Kecamatan ring satu Lapangan Minyak Banyu Urip, Blok Cepu, itu akan diikuti 10 calon kepala desa.
Di Desa Begadon, misalnya. Penetapan dan pengumuman tiga calon berlangsung lancar. Pengundian nomor dilakukan sesuai nomor pendaftar calon.Â
Bakal calon pertama yang mengambil nomor undian sesuai nomor pendaftar adalah Sunandar, disusul Pardi, dan Hariono. Nomor undian ini untuk mengambil nomor urut calon kepala desa.
Hasilnya, Sunandar mendapat nomor urut 2 sebagai calon Kepala Desa Begadon. Pardi mendapatkan nomor urut 3, dan Hariono memperoleh nomor urut 1. Nomor urut itu nantinya dicetak sebagai surat suara untuk pencoblosan pada 26 Juni mendatang.
Penetapan dan pengumuman calon Kepala Desa Begadon dilakukan panitia pilkades dengan disaksikan Badan Permusyawaratan Desa (BPD), perwakilan masyarakat, dan Muspika Gayam.Â
Penetapan dan pengumuman calon ditutup dengan penandatangan kesepakatan Pilkades damai antara ketiga calon. Ikut bertanda tangan Camat Gayam, Wardoyo, Kapolsek AKP. Harjo, dan Danposramil Pelda Sapari.
“Tetap jaga kerukunan, dan mari kita sukseskan Pilkades di wilayah Gayam ini agar berjalan aman, tertib, jujur dan bersih,” pesan Camat Wardoyo.Â
Ketua BPD Begadon, Winarto menambahkan, penetapan calon melalui pengundian nomor urut ini merupakan rangkaian tahapan yang harus dilaksanakan.Â
“Semua calon memiliki peluang sama. Nomor urut bukan penentu,” tegasnya.(suko)