SuaraBanyuurip.com – Ahmad Sampurno
Bojonegoro – Meski diikuti oleh pasangan suami isteri, Camat Gayam, Wardoyo menghimbau pelaksanaan Pilkades Cenggungklung, Kecamatan Gayam, Kabupaten Bojonegoro harus tetap berjalan dengan semangat demokrasi. Dia berharap, tingkat kehadiran masyarakat Desa Cengungklung bisa mencapai 70%.Â
“Harus lebih tinggi dari pemilu kemarin,” kata camat saat memberikan arahan pada kampanye umum dan penyampaian visi misi calon kepala desa di Desa Cengungklung. Kamis (20/6/2019) kemarin.
Oleh karenanya, dia meminta agar panitia penyelenggara pilkades harus bekerja maksimal agar tingkat partisipasi masyarakat bisa maksimal.Termasuk dalam hal administrasi.
“Panitia harus maksimal,”tandas dia.
Dalam kesempatan itu, Camat juga menyampaikan sejauh ini proses tahapan pelaksanaan pilkades di Kecamatan Gayam berlangsung kondusif. Dia menepis persepsi dari sebagian orang yang beranggapan Gayam merupakan rawan konflik.
“Aman, tentunya tidak lepas dari dukungan masyarakat,” ujarnya.
Ketua Panitia Pilkades Cengungklung, Suminto menjelaskan untuk meningkatkan partisipasi masyarakat, pihak desa akan mengoptimalkan peran RT.
“Nanti, RT diminta keliling desa untuk mengajak warganya. Termasuk melalui jama’ah tahlil,” ujarnya.Â
Dia optimis, sebanyak 1.256 warga yang mempunyai hak pilih akan menggunakan haknya. Dalam Pilkades itu dianggarkan Rp. 46 juta dari APBD dan Rp. 24 juta dari pihak desa.
Seperti diketahui Pilkades Cengungklung diikuti dua kandidat calon kepala desa yang juga pasangan suami isteri. Titik Umariah calon nomor urut 1 dan Totok Harianto nomor urut 2. (Ams)