Warga Desa Butoh Mulai Kesulitan Air Bersih

Dimah Antre mengambil air bersih

SuaraBanyuurip.com – Samian Sasongko

Bojonegoro – Sejak dua bulan terakhir tak ada lagi hujan turun disekitar proyek Unitisasi Lapangan Gas Jambaran-Tiung Biru (JTB), membuat sebagaian warga desa sekitar mulai merasakan kesulitan air bersih. Meski tingkat kesulitannya belum total. Diantaranya adalah sebagian warga Desa Butoh, Kecamatan Ngasem, Kabupaten Bojonegoro, Jawa Timur.

Warga Dusun Krajan, Desa Butoh, Dian, mengungkapkan, sejak bulan Mei hingga Juni ini sudah tidak ada lagi hujan membuat sumber air sumur mulai berangsur macet. Sehingga berakibat pada warga mulai kesulitan mendapatkan air bersih untuk mencukupi kebutuhan sehari-hari.

“Tingkat kesulitannya masih belum total, Pak. Warga masih bisa mendapatkan air di sumur yang ada meski sumbernya sudah mulai telat,” kata Dian, kepada Suarabanyuurip.com, Sabtu (29/6/2019).

Wanita berkulit kuning ini menuturkan, warga mulai merasakan kesulitan air setelah hari raya idul fitri lalu. Untuk bisa memenuhi kebutuhan air bersih harus mengantre berjam jam di sumur yang letaknya tak jauh dari lingkungan warga. Karena sumber sumur yang ada di dekat rumahnya telah kering.

Baca Juga :   Wisatawan Temukan Mayat di Pantai Boom

“Untuk bisa mendapatkan air dua jerigen ukuran 30 liter harus mengantre sampai sore hari. Karena harus giliran dengan warga lainnya,” ucapnya.

Warga lain Dimah, mengatakan, air yang diperoleh tersebut digunakan untuk memenuhi kebutuhan sehari hari. Seperti kebutuhan masak, mandi dan juga untuk minum ternak.

“Kalau yang ngantre sedikit, setiap sehari kira-kira bisa tiga kali mengambil air, yaitu pagi, siang dan sore. Tapi kalau banyak yang ngantre hanya sekali sore saja,” ujarnya.

Warga pinggiran hutan ini berharap, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bojonegoro, segera mengantisipasi agar penderitaan warga bisa terkurangi.

“Mudah-mudahan ada bantuan air bersih baik dari pemerintah maupun dari pihak dermawan lain,” imbuhnya.(sam) 

»Follow Suarabanyuurip.com di
» Saluran WhatsApp Channel SuaraBanyuurip.com


Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *