SuaraBanyuurip.com -Â Ririn Wedia
Bojonegoro – DPRD Bojonegoro, Jawa Timur, menilai pengadaan barang dan jasa proyek Engineering, Procurement and Construction Gas Processing Facility (EPC-GPF) Jambaran-Tiung Biru yang dilaksanakan PT Rekayasa Industri (Rekind) ) cukup transparan. Banyak perusahaan lokal khususnya ring satu yang dilibatkan dalam mega proyek tersebut.
“Itu membuktikan jika lelang dilaksanakan terbuka,” kata Ketua Komisi D Bojonegoro, M Fauzan, kepada suarabanyuurip.com, Selasa (3/7/2019).Â
Pelibatan kontraktor lokal sekitar proyek gas JTB ini akan memberikan dampak positif. Pengangguran berkurang dan perekonomian warga meningkat.Â
“Kerjasama seperti ini harus terus berkesinambungan,” tegas Politisi Partai Demokrat ituÂ
Dari pengamatannya, proyek gas JTB telah memberikan multiplier effect kepada masyarakat sekitar. Mulai dari rumah kos, rumah makan, laundry, dan jasa-jasa lainnya yang melibatkan warga lokal. Juga sumbangan pajak kepada daerah. Â
“Daya ungkit perekonomian masyarakat di sana mulai meningkat,” tandas pria yang dikabarkan terpilih lagi sebagai anggota DPRD Bojonegoro 2019-2024 itu.
Diharapkan PT Rekind dan sub kontraktornya bisa mempertahankan kerjasama yang baik seperti ini dan tidak menciderainya.
“Masih banyak pekerjaan dan tantangan kedepan sampai proyek selesai,” pungkasnya. Â