PEPC Belum Pastikan Sistem Perekrutan Tenaga Operator JTB

PGA PEPC KUNADI

SuaraBanyuurip.com – Ririn Wedia

Bojonegoro – Operator Lapangan Unitisasi Gas Jambaran-Tiung Biru (JTB), Pertamina EP Cepu (PEPC) mengaku, belum menentukan jumlah kebutuhan tenaga operator JTB dan mekanik meskipun sekarang ini telah mengalokasikan 110 orang untuk mendapatkan pelatihan dan sertifikasi di PEM Migas Cepu.

“Dari kami, alokasi peserta untuk pelatihan dan sertifikasinya sebanyak 110 orang, tapi untuk lowongan pekerjaannya akan ditentukan kemudian,” kata JTB Site Office & PGA Manager PEPC, Kunadi, kepada Suarabanyuurip.com saat ditemui di Bojonegoro waktu lalu.

Pihaknya masih belum memastikan, mekanisme perekrutan tenaga operator maupun mekanik karena kebutuhannya masih akan dihitung ulang di proyek JTB yang sekarang ini minggu lalu sudah berjalan 21 persen lebih.

“Untuk kebutuhannya masih di tahun 2021, dan bertahap,” tandasnya.

Sementara itu, Dinas Perindustrian dan Tenaga Kerja (Disperinaker) Bojonegoro, menyebutkan, hingga kini belum ada pengumuman perekrutan tenaga kerja skill di proyek JTB dari kontraktor EPC GPF, konsorsium PT Rekayasa Industri-Japan Gas Corporation.

“Belum ada lagi sepertinya,” pungkas Kepala Disperinaker Bojonegoro, Agus Supriyanto.(rien)

Baca Juga :   Produksi Migas PHE Tembus 1,046 Juta Barel Setara Minyak per Hari Hingga Triwulan III

»Follow Suarabanyuurip.com di
» Saluran WhatsApp Channel SuaraBanyuurip.com


Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *