SuaraBanyuurip.com – Ririn Wedia
Bojonegoro – Sebanyak 1.294 orang pada tahun 2019 akan berangkat ke Tanah Suci untuk menjalankan ibadah haji. Dari jumlah tersebut 56 orang diantaranya berisiko tinggi.
Kepala Kantor Kementerian Agama (Kemenag) Kabupaten Bojonegoro, Jawa Timur, Syamsudin mengatakan, calon jamaah haji (CJH) yang memiliki risiko tinggi ini memiliki riwayat penyakit dan usianya di atas 60 tahun.
Mereka yang memiliki risiko tinggi akan dikawal sendiri oleh petugas pada saat keberangkatan ke tanah suci Mekkah pada 30 Juli 2019. Selain itu, 56 calon jamaah haji yang memiliki risiko tinggi juga diberi tanda berupa id card berwarna merah muda.
“Jamaah lain pakai id card warna putih,” katanya.
Selain itu, ada sebanyak lima calon jamaah haji yang gagal berangkat dan satu orang meninggal dunia. Calon jamaah haji yang berangkat pada 2019 ini merupakan daftar tunggu 24 tahun lalu.(rien)