Cepu Jadi Prioritas Pemasangan Jargas

Valve station

SuaraBanyuurip.com – Ahmad Sampurno

Blora – Jaringan gas (Jargas) rumah tangga untuk kabupaten Blora Jawa Tengah, program kementerian ESDM, bakal ditempatkan di wilayah Kecamatan Cepu. Karena dianggap paling dekat dengan sumber gas. 

Sebagaimana diketahui, pada tahun 2020 mendatang, Blora menjadi salah satu penerima program jargas tersebut sebanyak 4.000 sambungan rumah tangga.

“Rencananya nanti akan ditempatkan di Desa Ngloram dan Desa Kapuan Kecamatan Cepu,” kata Suryanto, Asisten Ekonomi dan Pembangunan Setda Blora, Rabu (24/7/2019).

Hari ini, menurut dia, telah dilaksanakan rapat dengan sejumlah OPD dan kepala bagian di lingkungan Setda Blora untuk membahas rencana tersebut.

“Karena besok (25/7/2019), pemkab Blora diundang ke Jakarta sebagai penerima program. Bersama kabupaten lain se-Indonesia,” tandasnya.

Dalam rapat tersebut, diperoleh beberapa pertimbangan untuk disampaikan saat pertemuan nanti. Salah satunya terkait penyelesaian Jargas yang sudah ada. Di Kecamatan Kradenan, Kecamatan Kedungtuban dan Kecamatan Cepu.

“Untuk itu dilakukan perbaikan dulu sebelum program serupa dijalankan,” ungkap Suryanto saat berada di gedung Samin Blora.

Baca Juga :   Cara Petani di Jalur Pipa Minyak Kembangkan Pertanian Berkelanjutan

Sekarang ini, kata dia, masih ada 3000 sambungan rumah tangga yang belum teraliri. Sejak jargas itu diluncurkan sejak tahun 2016 lalu.

Dijelaskan, di Jakarta nanti dimungkinkan akan membahas kegiatan Front End Engineering Design (FEED) sebagai tahap awal. FEED itu untuk memperkirakan teknis pembangunan jaringan dan perkiraan biaya investasi secara kasar.

Suryanto menambahkan, dari informasi yang diperoleh bahwa gas untuk jargas tersebut berasal dari Blok Gundih. “Gas nya nanti kelihatannya sama seperti yang sudah berjalan,” kata Dia. (ams)

»Follow Suarabanyuurip.com di
» Saluran WhatsApp Channel SuaraBanyuurip.com


Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *