SuaraBanyuurip.com – Ahmad Sampurno
Blora – Bidang Binamarga Wilayah II Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (DPUPR), melakukan pemotongan bangunan Taman 1 Taman Seribu Lampu (TSL) Cepu, Kabupten Blora, Jawa Tengah. Pemotongan dilakukan untuk kebutuhan peningkatan jalan Ronggolawa Cepu. Mengingat bagian ujung Barat Jalan yang melintasi TSL cukup sempit dan kendaraan besar kesulitan saat berbelok karena berbelok 90 derajat.
Peningkatan jalan dan pemotongan sebagian taman itu telah dilakukan sosialisasi pada pekan ke dua bulan Juli 2019 lalu oleh Bidang Binamarga Wilayah II Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (DPUPR). Upaya pembangunan itu juga melibatkan Dinas Perumahan Permukiman dan Perhubungan (Dinrumkimhub) karena harus memotong sebagian taman.
Menurut Camat Cepu, Luluk Kusuma Agung Ariadi, taman dipotong pada pertengahan taman. Jadi, jalan melintang bagian tengah taman.
“Sisa potongan taman sisi kanan dan kiri juga akan dibangun taman lagi,” kata Luluk Kusuma Agung Ariadi, kepada Suarabanyuurip.com, Sabtu (27/7/2019).
Untuk diketahui, peningkatan Jalan Ronggolawe itu menelan biaya dari Anggaran Pemdapatan dan Belanja Daerah (APBD) Blora lebih dari Rp1,3 Miliar. Dikejakan oleh CV Prasojo, yang beralamat di Kelurahan Balun, lingkungan Megalrejo.
Dalam pembangunannya, memaksa sebagian Pedagang Kaki Lima (PKL) di Taman 1 TSL itu harus pindah sementara.
Ketua Paguyuban PKL TSL, Edi Sumaryanto, menyampaikan, pemindahan PKL Taman 1 sementara diberi izin di sekitar trotoar Rumah Sakit Umum Cepu sebelah barat depan rumah dinas.
“Tanpa mengganggu akses keluar masuk penghuni rumah sakit atau dinas. Dan trotoar depan rumah sakit harus steril,” kata dia.(ams)