SuaraBanyuurip.com – Ririn Wedia
Bojonegoro – Sebanyak 50 an warga Ring 1 Lapangan Migas Sukowati Pad B, Desa Ngampel, Kecamatan Kapas, Kabupaten Bojonegoro, Jawa Timur, melakukan unjuk rasa damai untuk menyampaikan aspirasi kepada Bupati Anna Anna Muawanah, Rabu (14/8/2019).
Mereka mendesak kepada Bupati Anna untuk segera mengeluarkan izin mendirikan bangunan (IMB)Â Pasar Desa Ngampel yang sudah tiga tahun belum juga selesai.
Dalam aksinya, warga melakukan orasi dan membentangkan spanduk maupun sejumlah poster berisi tuntutan kepada Bupati Anna.
Demo diikuti kaum laki-laki dan perempuan. Mereka berjalan kaki dari lokasi pembangunan Pasar Desa Ngampel di Jalan Pemuda menuju Kantor Pemkab Bojonegoro di Jalan Mas Tumapel sejauh sekitar 6 kilo meter.
Aksi dipimpin Kepala Desa Ngampel, Pudjianto. Ia mengatakan, demo damai dilakukan agar Bupati Anna mendengarkan aspirasi warga Ngampel yang ingin meningkatkan taraf ekonomi melalui pasar desa.Â
“Mudah-mudahan Bupati segera mengeluarkan IMB yang sudah tiga tahun lebih diajukan Pemdes Ngampel ke Pemkab Bojonegoro,” ujar Pudjianto.
Demo warga Ngampel ini mendapat pengawalan dari anggota Polsek Kapas dan Polres Bojonegoro.
Kapolsek Kapas, AKP Ngatimin, mengingatkan agar warga tidak bertindak anarkis.
“Harus berjalan sesuai alur yang disepakati bersama yakni unjuk rasa damai,” pesannya.
Sebelumnya, Kepala Seksi Pelayanan Perizinan Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu, Yanti, mengungkapkan, jika pengajuan IMB Pasar Desa Ngampel masih ada berkas yang belum dilengkapi.
“Belum ada izin pemanfaatan tanah dari Bupati. Itu ranahnya Dinas Pemberdayaan Masyarakat Desa,” ucapnya dikonfirmasi terpisah.
Sekretaris Dinas Pemerintahan Masyarakat Desa (PMD) Bojonegoro, Juwono, menyebutkan, jika izin pemanfaatan tanah dari Bupati Anna Muawanah masih dalam proses.(rien)