SuaraBanyuurip.com – Ririn Wedia
Bojonegoro – Dinas Pendidikan Kabupaten Bojonegoro pada 2019 menegaskan, tidak akan lagi merekrut tenaga pengajar atau guru honorer.
Dari data yang ada menyebutkan, jumlah tenaga pengajar di lingkup Dinas Pendidikan pada Januari 2019 kebutuhannya sebanyak 6.705 orang guru Sekolah Dasar (SD).
Plt Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Bojonegoro Kuzaeni mengatakan, dari kebutuhan guru sebanyak 6.705 orang, baru terpenuhi sebanyak 3.593 orang Pegawai Negeri Sipil (PNS).
Namun, kekurangan tenaga pengajar itu diambilkan dari guru honorer yang sudah menerima tunjangan, sebanyak 3.625 orang.
“Jumlah tersebut sudah menutup kebutuhan guru di Bojonegoro,”ujarnya, Selasa (19/8/2019).
Oleh sebab itu, pihaknya tidak lagi melakukan perekrutan guru termasuk GTT. Sementara pelaksanaannya, Dinas Pendidikan akanbl melakukan sosialisasi pada masing-masing sekolah.
“Termasuk adanya aturan baru bagi guru yang sudah PNS maupun honorer untuk penerapan 24 jam tatap muka,” pungkasnya.