SuaraBanyuurip.com – Ririn Wedia
Bojonegoro – Kontraktor pelaksana proyek Engineering, Procurement, and Constructions (EPC) Gas Processing Facility (GPF) Lapangan Unitisasi Gas Jambaran-Tiung Biru (JTB), PT Rekaya Industri (Rekind) mengklaim melakukan penyiraman setiap hari secara berkala untuk jalan menuju lokasi proyek JTB.
“Penyiraman dilakukan setiap hari di sepanjang jalur proyek,” kata Site Manager PT Rekind, Zaenal Arifin, kepada Suarabanyuurip.com, Selasa (20/8/2019).
Penyiraman dilakukan mulai jalur pertigaan jalan Dusun Gledekan, Desa Mojodelik, Kecamatan Gayam, hingga pintu masuk GPF di Desa Bandungrejo, Kecamatan Ngasem, Kabupaten Bojonegoro, Jawa Timur.
Jalur menuju ke central well-pad yang berada di lintasan Desa Bandungrejo, Kecamatan Ngasem, dan juga Desa Pelem, Kecamatan Purwosari.
“Total ada delapan tangki air dalam satu hari minimal bisa melakukan penyiraman enam lokasi,” imbuh pria asal Kabupaten Tuban.
Dari delapan tangki air tersebut, lanjut Zainal, empat diantaranya untuk penyiraman di dalam lokasi GPF, empat lainnya diluar lokasi GPF. Sementara kapasitasnya, dua tangki air sebesar 8000 liter dan enam tangki lainnya berkapasitas 5000 liter.
Terpisah, Kepala Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Bojonegoro, Nurul Azizah, mengungkapkan, pihaknya telah memberikan himbauan kepada PT Rekind untuk memperhatikan lingkungan sesuai dokumen Analisis Mengenai Dampak Lingkungan (Amdal) di JTB.
“Kami sudah himbau dan sejauh ini, PT Rekind telah melaksanakan penyiraman untuk mengantisipasi polusi debu,” pungkasnya. (rien)