K3S Diminta Serahkan Data Pekerja Dengan Format Baru

Rapat Koordinasi

SuaraBanyuurip.com – Ririn Wedia

Bojonegoro – Dinas Perindustrian dan Tenaga Kerja Kabupaten Bojonegoro, Jawa Timur, menggelar rapat koordinasi dengan Kontraktor Kontrak Kerjasama (K3S) Lapangan Banyu Urip, Blok Cepu, ExxonMobil Cepu Limited (EMCL), dan kontraktor Pipeline Lapangan Kedung Keris, PT Meindo Elang Indah, K3S Lapangan Unitisasi Gas Jambaran-Tiung Biru (JTB), Pertamina EP Cepu (PEPC) dan kontraktor EPC GPF, PT Rekayasa Industri terkait pendataan ulang jumlah tenaga kerja.

“Kami memberi waktu dua minggu kedepan kepada K3S dan kontraktornya untuk menyerahkan data dengan format baru,” kata kepala Bidang penempatan tenaga Kerja, Disperinaker, Joko Santoso, kepada Suarabanyuurip.com usai rapat, Rabu (21/8/2019).

Baik K3S dan kontraktornya, wajib mengisi biodata pekerja baik nama, alamat lengkap dengan menyebutkan RT dan RW secara terpisah, nama ayah dan ibu kandung, jabatan, dan lain sebagainya.

“Nantinya, data itu akan dikelola oleh Dinas Komunikasi dan Informasi agar publik mudah mengakses,” tukasnya.

Format tersebut harus segera dilaksanakan sesuai perintah Bupati Bojonegoro, Anna Mu’awanah. Selain untuk pemetaan data pekerja lokal yang telah terakomodir, juga akan digunakan sebagai base data oleh Kementrian Ketenagakerjaan.

Baca Juga :   SKK Migas Pererat Silaturahim dengan Forkopimda Blora

“Jadi data itu akan berguna juga bagi pusat, karena mereka sempat minta,” tandasnya.

Perwakilan EMCL, Ichwan Arifin, mengungkapkan, akan berupaya memenuhi permintaan Pemkab Bojonegoro dalam hal pendataan pekerja. Meskipun, ada kendala untuk pelaksanaannya di lapangan.

“Kalau di EMCL sendiri mudah ya, tapi kita harus sosialisasi dulu ke semua kontraktor untuk bisa menyetorkan data itu. Belum lagi, jika ada yang libur tentu tidak akan lengkap mengisi datanya,” tukasnya.

Sementara Perwakilan PEPC, Wulan Purnawati, menyatakan, akan mensosialisasikan hal ini ke seluruh kontraktor agar menyerahkan data yang dimaksud.

“Kami akan berikan sesuai format,” imbuhnya.

Site Manager PT Rekind, Zaenal Arifin, menegaskan, segara melakukan pendataan dan mensosialsiasikan hal ini kepada seluruh sub kontraktornya.

“Karena, selama ini kami sudah mendata seperti yang diformatkan sekarang. Jangankan tenaga kerja lokal, luar Bojonegoro pun kami punya sehingga bisa dijadikan bahan pembanding,” pungkasnya. 

»Follow Suarabanyuurip.com di
» Saluran WhatsApp Channel SuaraBanyuurip.com


Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *