SuaraBanyuurip.com – Ahmad Sampurno
Blora – Terjadi kebakaran di kawasan Lapangan sumur minyak tua Ledok Kecamatan Sambong Kabupaten Blora Jawa Tengah, Sabtu (15/9/2019) siang. Beruntung dalam peristiwa itu tidak mengakibatkan korban jiwa maupun luka-luka.
Informasi dihimpun, api muncul dari sumur L.174 kawasan hutan Ledok KPH Cepu. Saat itu, dua orang tangah bekerja menambang minyak pda sumur tersebut dengan cara tradisional.
Ditengah perjalanan, tiba-tiba seling pengangkat timba tiba-tiba putus lalu mengakibatkan percikan api karena ada gesekan material. Kemudian terjadi kebakaran. Dua orang pekerja itupun langsung lari menyelamatkan diri.
Dirut Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) Blora, PT Blora Patra Energi (BPE), Christian Prasetya, saat dikonfirmasi membenarkan peristiwa tersebut. Pihaknya juga mengaku sudah menerima laporan dari kejadian tersebut.
“Tadi kejadiannya sekira pukul 11.05 WIB,†kata dia.
Tidak lama berselang, lanjut dia, tim pemadam kebakaran berhasil menjinakkan api sekira pukul 11.45 WIB.
“Cuma sebentar kok, Mas. Api berhasil dilokalisir,†jelasnya.
Kris sapaan akrabnya, menjelaskan, saat itu seling terputus. Karena ada baut HES rem lepas. Terjadi rem blong pada mesin penggerak timba. Selanjutnya, terjadi gesekan antara seling tersebut dengan katrol.Timbul percikan api menyambar kepala sumur.
“Api menjalar ke selar lali ke oil cather sehingga ikut terbakar. Tidak ada korban jiwa ataupun luka-luka,†kata dia.
Untuk diketahui, sumur L.174 adalah titik sumur yang dioperasikan oleh penambang dibawah bawah pengeloaan BPE. Dikerjasamakan dengan Perkumpulan Penambang Minyak Sumur Timba (PPMST) Ledok.
Ketua PPMST, Supraptono, belum memberikan tanggapan atas peristiwa tersebut. Saat dikonfirmasi melalui telephonya dia tidak ada jawaban meski terdengar nada sambung.