Percepat Pembangunan Infrastruktur, Bupati Bojonegoro Tinjau Pintu Keluar Tol Nganjuk

Bupati Bojonegoro Tinjau Pintu Keluar Tol Nganjuk

SuaraBanyuurip.com – d suko nugroho

Bojonegoro – Bupati Bojonegoro Anna Muawanah melakukan kunjungan kerja ke exiting tol Nganjuk, Jawa Timur, Minggu (15/9/2019). Kunjungan ini menindaklanjuti arahan Presiden RI Joko Widodo (Jokowi) kepada kepala daerah untuk melihat exiting tol guna mempermudah akses pembangunan infrastruktur.

“Bapak Presiden mengundang kami bulan Mei lalu, tapi karena di Bojonegoro ada Pilkades serentak pada Juni kemarin, dan lebaran Idul Adha, akhirnya baru hari ini bisa terlaksana,” kata Bu Anna, sapaan akrab Bupati Bojonegoro.

Bu Anna mengungkapkan, kunjungan ke exiting tol Nganjuk ini juga untuk memastikan nama Bojonegoro tertulis di pintu keluar tol. Sebab saat melakukan kunjungan ke pintu keluar tol Ngawi nama Bojonegoro tidak tertulis. Hanya Magetan, Ngawi dan Cepu. 

“Kemudian saya sampaikan kepada Kepala Dinas Perhubungan, akhir nama Bojonegoro ditulis di situ,” ucap bupati perempuan pertama Bojonegoro itu.

Selain melihat exiting tol Nganjuk, lanjut Bu Anna, kunjungan ini juga sekaligus melakukan survei untuk melaksanakan kerjasama pembangunan infrastruktur di daerah perbatasan. Seperti yang sedang dilaksanakan Pemkab Bojonegoro dengan Kabupaten Ngawi, dan Tuban, Jawa Timur, serta Kabupaten Blora, Jawa Tengah. 

Baca Juga :   PG Tuban Siapkan ABE Sebagai Presiden RI

Kerjasama pembangunan infrastruktur yang dilaksanakan Pemkab Bojonegoro dengan kabupaten tetangga adalah pembangunan Bendungan Karangnongko di wilayah Margomulyo dan Ngraho. Bendungan ini untuk mendukung sektor pertanian.

Kemudian, kerjasama pembangunan jembatan Bojonegoro – Blora yang membentang di atas Sungai Bengawan Solo. Jembatan ini menghubungkan Desa Luwihaji, Kecamatan Ngraho – Desa Medalem, Kecamatan Kradenan, Kabupaten Blora. Jembatan ini memiliki panjang 150 meter dan lebar 9 meter. Pembangunan jembatan akan dimulai 2020, dengan perkiraan anggaran Rp98 Miliar. 

Juga pembangunan jembatan di atas Sungai Bengawan Solo yang menghubungkan Bojonegoro – Tuban. Tepatnya menghubungkan wilayah Kanor – Rengel. Pembangunan jembatan ini akan dimulai 2020 mendatang.

“Dua jembatan ini untuk mengembangkan sektor ekonomi di dua daerah,” tegas Bu Anna.

Dalam kunjungan ini Bupati Anna didampingi Kapolres, Dandim dan sejumlah kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD). Juga sejumlah wartawan dari media eletronik.




»Follow Suarabanyuurip.com di
» Saluran WhatsApp Channel SuaraBanyuurip.com


Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *