350 Wisatawan Kunjungi Rumah Singgah Wisata Sumur Tua

Syaiful Basri di Rumah Singgah Wahana Wisata Sumur Tua.

SuaraBanyuurip.com – Ahmad Sampurno

Bojonergoro – Rumah Singgah Wahana Wisata Sumur Tua, Desa Wonocolo, Kecamatan Kedewan, Kabupaten Bojonegoro, Jawa Timur, Bulan September ini dikunjungi sekira 350 orang wisatawan.

Jumlah ini meningkat dibanding bulan sebelumnya yang hanya 92 orang pengunjung.

Menurut Pengelola Rumah Singgah, Syaiful Basri, mayoritas pengunjung itu berasal dari kalangan Pelajar dan Mahasiswa yang hendak melakukan penelitian atau mengerjakan skripsi. Kalau masyarakat umum, kata dia, masih minim. Pun dari kalangan pemerintahan juga jarang.

“Mereka ke sini kalau ada acara saja,” jelasnya saat berbincang dengan Suarabanyuurip.com, Senin (23/9/2019) kemarin.

Disampaikan, bahwa selama ini memang pengunjung di rumah singgah tergolong minim. Dia menduga karena lokasinya berada di dalam desa dan tidak mendekati lokasi sumur tua. Meskipun tiket masuk terjangkau, hanya Rp5.000 per orang.

Selain itu, kondisi jalan sedang rusak juga menjadi penyebab minimnya para pengunjung.

“Mudah-mudahan segera segera diperbaiki, karena kalau jalan sudah bagus akan banyak yang berkunjung,” jelasnya.

Selama ini, lanjut dia, pengunjung lebih memilih langsung ke lokasi sumur tua dibanding ke Rumah Singgah dahulu.

Baca Juga :   Gambyong Massal dan Kirab Gunungan Buka Festival Sentono

“Itu yang sulit untuk di data,” ungkap pria asal Kecamatan Kasiman ini.

Sementara, Ketua Kelompok Sadar Wisata (Pokdarwis) Desa Wonocolo, Budi berharap, dengan diperbaikinya jalan di Kawasan Wisata Sumur Tua ini, bisa meningkatkan kunjungan wisata Wonocolo.

“Ya, kami harap jumlah wisatawan bisa meningkat dibanding waktu-waktu sebelumnya,” kata Budi.

Dengan banyaknya wisatawan yang masuk, kata dia, bisa menjadi daya ungkit perekonomian warga sekitar sumur tua.(ams)

»Follow Suarabanyuurip.com di
» Saluran WhatsApp Channel SuaraBanyuurip.com


Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *