SuaraBanyuurip.com – Ahmad Sampurno
Blora – Beroperasinya lapangan Alas Dara Kemuning (ADK) yang dioperatori Pertamina EP Cepu Alas Dara Kemuning (PEPC ADK), menjadi harapan masyarakat Kabupaten Blora, Jawa Tengah. Sebab, lapangan Migas yang berada di Desa Nglobo, Kecamatan Jiken itu, ada tanda-tanda pergerakan untuk melanjutkan operasi.
“Harapan kami, disegerakan ADK jalan dan berproduksi,†ungkap Dirut Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) Blora, PT Blora Patra Energi (BPE), Christian Prasetya, Senin (21/10/2019).
Sebab dalam operasinya nanti akan ada multiplier effect. Diantaranya, bisa menyerap dan mengutamakan tenaga kerja lokal.
“Selama proses pembangunan dan pada saat produksi nanti. Selain itu, bisa disegerakakan PI (Participating Interest) lapangan ADK berjalan,†ujarnya.
Sebagaimana diketahui, PEPC ADK dikabarkan telah bersiap untuk melakukan pengembangan lapangan (Plant of Development/ PoD) pada sumur Nglobo Utara (NGU)-1X.
Kamis pekan lalu, PEPC ADK rapat koordinasi dengan Pemerintah Provinsi Jateng. Terkait Persetujuan PoD 1 Lapangan Kemuning.
Staf Khusus Bupati Blora, Djati Walujastono, mengaku mengikuti rapat koordinasi tersebut. Dia menyempaikan, tujuan PoD itu untuk mengembangkan lapangan Kemuning dan memproduksikan cadangan gas.
“Sebesar 12.94 BSCF (Billion Standard Cubic Feet) dianyatakan Recoverable Reserve cadangan hidrokarbon yang dapat diproduksikan ke permukaan sesuai dengan kondisi yang ada pada saat itu),†jelasnya.
Untuk Condensate, lanjut dia, sebesar 158 MSTB (Million Standard Tank Barrel). Dengan rata-rata produksi gas 3,5 MMSCFD (Million Matric Standard Cubic Feet per Day) melalui sumur NGU 1X.
Ruang lingkup PoD 1 Lapngan Kemuning tersbut, diantaranya pekerjaan work over sumur NGU 1X; pekerjaan pemboran 1 sumur pengembangan (NGU-2) ; Pembangunan 2 flowline dari sumur ke setasiun pengumpul (SP) Kemuning ; Pembangunan setasiun pengumpul (SP) Kemuning yang terdiri dari separation system, gas metering system, liquid storage and utilities; serta Trucking luiquid (Condensate dan air) dari SP Kemuning ke SP Nglobo.
Sementara untuk perkiaraan on-stream, menurut dia, dalam jangka waktu 8 bulan setelah persetujuam PoD. Dengan plateau rate 8,53.(ams)