SuaraBanyuurip.com – Ririn Wedia
Bojonegoro – Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Bojonegoro, Jawa Timur, mengungkapkan, akan segera berkoordinasi dengan kontraktor Kontrak Kerjasama (KKKS) Lapangan Sukowati, Pertamina EP Asset 4 Sukowati Field terkait penyesuaian Rencana Tata Ruang Wilayah (RTRW) untuk pengembangan Lapangan Pad C.
“Kita akan segera melakukan rapat koordinasi lanjutan dengan Pertamina EP Asset 4 Sukowati Field terkait pengembangan Lapangan Sukowati Pad C,” kata Wakil Ketua DPRD Bojonegoro, Sukur Priyanto, Senin (28/10/2019).Â
Menurutnya, rencana pengembangan Pad C tidak ada kendala. Dan pemboran minyak dan gas bumi (migas) yang terkandung di bawah alun-alun Bojonegoro dilaksanakan pada tahun 2020.Â
“Pemborannya tetap berlangsung, karena hasil rapat beberapa waktu lalu telah disampaikan pada kami akan dilakukan pada tahun depan,” ujarnya.Â
Penyesuaian pengembangan Pad C ini, karena ada Perda RTRW yang harus dipatuhi. Sehingga, kawasan yang digunakan untuk Pad C harus merupakan kawasan industri.
“Dan kawasan itu, lokasinya bisa dimana saja, tidak hanya di Kecamatan Trucuk,” imbuh Politisi asal Partai Demokrat ini.Â
Pihaknya mengaku, mendukung penuh pengembangan Pad C untuk meningkatkan produksi migas di Lapangan Sukowati. Sekarang ini, dari Pad A dan B, memproduksi sebesar 9000 Barel per hari (Bph).
“Kalau produksinya meningkat, otomatis akan berdampak juga pada Dana Bagi Hasil Migas kita,” tukasnya.Â
Sebelumnya, Pj Legal and Relations Assitant Manager Pertamina EP Asset 4 Sukowati Field, Jason W Purba, mengaku, masih melakukan kajian untuk mengebor minyak dari alun-alun Bojonegoro.
“Kalau di Kecamatan Trucuk nanti, akan ada sumur tapi bukan sumur minyak melainkan sumur injeksi,” pungkasnya. (rien).Â