SuaraBanyuurip.com -Â Ririn Wedia
Bojonegoro – Dilantiknya Nurul Azizah sebagai Sekretaris Daerah (Sekda) Bojonegoro, Jawa Timur, Senin (28/10/2019) kemarin, memunculkan harapan baru dari kalangan masyarakat setempat. Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM) Angling Dharma, misalnya.
Kehadiran sekda perempuan pertama Bojonegoro itu dinilai menjadi angin segar di pemerintahaan Bupati Anna Mu’awanah sekarang ini.Â
Menurut Ketua LSM Angling Dharma, M. Nasir, kinerja Pemkab Bojonegoro selama setahun ini belum maksimal. Serapan anggaran masih sangat minim yakni sekitar 45 persen. Padahal, tinggal 2 bulan lagi sudah memasuki tahun anggaran baru.Â
“Ini karena kekakuan Bupati Anna di internal Pemkab,” ujarnya, Selasa (29/10/2019).Â
Nasir optimis kehadiran Nurul akan menjadikan kondisi pemerintahan dan politik di Bojonegoro semakin baik. Mantan Kepala Dinas Lingkungan Hidup- Nurul Azizah- itu mampu menjadi partner yang baik bagi Bupati Anna Mu’awanah.Â
Sosok Nurul Azizah selama ini dikenal baik oleh seluruh birokrat di lingkungan Pemkab Bojonegoro.Â
“Ini akan jadi duet pemimpin wanita yang sensasional, karena bisa saling melengkapi. Sebab, namanya pemimpin itu kan ada kekurangan dan kelebihan,” tegas Nasir.Â
Sementara itu, Wakil Ketua DPRD Bojonegoro, Sukur Priyanto, berharap dua kepemimpinan wanita sekarang ini layaknya “matahari kembar”. Sehingga, tidak menciptakan permasalahan dikemudian hari.Â
“Bupatinya perempuan, sekdanya juga perempuan. Jadi, saya harapkan tidak menjadi sebuah persoalan besar,” sambung politisi Partai Demokrat itu dikonfrontir terpisah.Â
Menurut Sukur, sesama perempuan ini harus mampu melahirkan sebuah inovasi-inovasi pembangunan yang lebih bagus demi kemajuan dan kesejahteraan masyarakat Bojonegoro.Â
“Apalagi, Bu Nurul ini kan ya orang yang berpengaruh di bidang birokrasi. Pengalaman dia tidak usah diragukan lagi,” pungkasnya.(rien)