SuaraBanyuurip.com – Ririn Wedia
Bojonegoro – Pemerintah Desa Mojodelik, Kecamatan Gayam, Kabupaten Bojonegoro, Jawa Timur, mengaku, besaran Anggaran Pendapatan dan Belanja Desa (APBDes) perubahan 2019Â mengalami peningkatan.
“Ada kenaikan Rp1 miliar dari APBDes induk,” kata Kepala Desa Mojodelik, Yuntik Rahayu, kepada Suarabanyuurip.com, Rabu (30/10/2019).
Dari besaran APBDes Rp3 miliar kini mengalami kenaikan Rp4,7 miliar. Jumlah itu, terbesar disumbang dari Alokasi Dana Desa (ADD) sebesar Rp3,6 miliar dan Dana Desa (DD) sebesar Rp902 juta.
“Belanjanya ya sesuai pendapatan itu. Tidak ada silpa karena kebutuhan desa kami memang besar,” tandasnya.
Menurut kepala desa ring 1 Lapangan Banyu Urip, Blok Cepu, belanja desa tahun ini ada beberapa post. Diantaranya infrastruktur jalan, pembangunan tembok penahan tanah (TPT), pemasangan lampu jalan, dan masih banyak lagi.
“Untuk pembangunan jalan saja belum tuntas, dari total 7 kilometer panjang jalan, masih ada sebagian yang belum dipaving,” tegas wanita berhijab ini.
Meskipun memiliki anggaran terbesar di Kabupaten Bojonegoro, Yuntik, mengaku jika tetap mendapatkan program corporate social responsibility (CSR) dari operator Blok Cepu, ExxonMobil Cepu Limited (EMCL).
“Tapi, programnya yang tidak tercover dari APBDes. Semua pendapatan digunakan untuk kepentingan masyarakat Desa Mojodelik,” pungkasnya.(rien)