SuaraBanyuurip.com – Ririn Wedia
Bojonegoro – Pemerintah Desa Gayam, Kecamatan Gayam, Kabupaten Bojonegoro, Jawa Timur, mengaku, besaran Anggaran Pendapatan dan Belanja Desa (APBDes) Perubahan 2019 mencapai Rp4 miliar lebih.
Jumlah tersebut, terbesar disumbang dari Alokasi Dana Desa (ADD) sebesar Rp2,4 miliar di APBDes Induk dan Rp1,2 miliar di APBDes Perubahan. Serta, Dana Desa (DD) sebesar Rp700 juta.
“Dari APBDes induk, besaran ADD yang diterima sebesar Rp2,4 miliar. Di Perubahan ini dapat tambahan lagi Rp1,2 miliar,” kata Kepala Desa Gayam, Winto, kepada Suarabanyuurip.com, Minggu (3/11/2019).
Menurutnya, tambahan ADD sebesar Rp1,2 miliar untuk desa Ring 1 Lapangan Banyu Urip, Blok Cepu ini, tidak akan bisa terserap 100 persen karena hingga saat ini belum ada pencairan dari Pemkab Bojonegoro. Sementara, waktu penyerapan anggaran hanya sekitar dua bulan saja.
“Jadi, tidak mungkin kami bisa langsung menyerap Rp1,2 miliar dalam waktu yang singkat,” tukasnya.
Winto mengaku, dengan “mepet” nya waktu yang tinggal dua bulan ini, tambahan tersebut akan menjadi sisa lebih anggaran (Silpa).
“Ya kami senang ada tambahan dana, bisa dimaksimalkan tahun depannya lagi guna pembangunan di Desa Gayam,” tandasnya. (rien)