SuaraBanyuurip.com – Ririn Wedia
Bojonegoro – Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Bojonegoro, Jawa Timur, akan segera memanggil Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bojonegoro untuk mempertanyakan pengisian jabatan Direktur Utama PT Asri Dharma Sejahtera (ADS), Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) pengelola Participating Interest (PI) Blok Cepu.
“Sekarang ini sudah tepat satu tahun, jabatan Dirut PT ADS kosong. Kok masih dibiarkan saja?,” kata Wakil Ketua DPRD Bojonegoro Sukur Priyanto, Minggu (3/11/2019).
Kekosongan jabatan ini, menurut Politisi Partai Demokrat, akan berpengaruh pada kinerja BUMD itu sendiri. Karena, dengan kosongnya Direktur, maka perusahaan tidak bisa menggelar Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS).
“Kalau tidak melaksanakan RUPS, tentu saja perusahaan tidak akan laba. Lalu ada pendapatan daerah yang tertunda,” tegasnya.
Menurutnya, Kabupaten Bojonegoro sudah bisa menerima pendapatan dari PI Blok Cepu. Namun, pendapatan itu jika sudah melalui proses termasuk bagi hasil dengan mitra PT ADS yaitu PT Surya Energi Raya (SER).
Sesuai perjanjian, skema bagi hasilnya adalah PT ADS 25 persen sementara PT SER 75 persen.
“Kami belum tahu, kenapa Pemkab Bojonegoro tidak segera melakukan pengisian Dirut PT ADS. Jadi butuh duduk bersama untuk mencari solusi jika memang ada kendala,” tandasnya.(rien)