SuaraBanyuurip.com – Ririn Wedia
Bojonegoro – Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Bojonegoro, Jawa Timur, mengaku, telah berkoordinasi dengan kontraktor engineering, procurement and constructions (EPC) gas processing facilities (GPF) Jambaran-Tiung Biru (JTB), PT Rekayasa Industri (Rekind) terkait pemotongan dahan atau ranting pohon saat alat berat melintas.
“Kami siap melakukan pemotongan ranting pohon di sepanjang jalan utama agar kendaraan yang mengangkut alat berat tidak menyangkut,” kata Kepala Dinas LH, Hanafi, kepada Suarabanyuurip.com, Minggu (24/11/2019).
Kondisi akar pohon di jalan Gajah Mada maupun Untung Suropati yang sebagian terpotong karena proyek trotoar, tidak akan berpengaruh atau ambruk meski dilewati kendaraan proyek yang beratnya mencapai 115 ton tersebut.
“Motongnya tidak seluruh batang, hanya ranting-ranting atasnya saja,” tukasnya.
Sementara itu, site manager PT Rekind, Zainal Arifin, mengaku, jika semua pohon rindang di sepanjang jalan Bojonegoro akan dipotong supaya kendaraan pengangkut absorber bisa lewat.
“Kami sudah berkoordinasi dengan DLH untuk pemotongan tersebut,” pungkasnya.(rien)