SuaraBanyuurip.com – Ririn Wedia
Bojonegoro – Pemerintah Kabupaten Bojonegoro, Jawa Timur, akan membidik program Corporate Social Responsibility (CSR) dar Kontraktor Kontrak Kerjasama (K3S) pada tahun 2020 mendatang, untuk diarahkan pada program pembangunan skala besar. Sebab, sejauh ini hanya untuk pemberdayaan masyarakat.
“Selama ini kan, hanya untuk pemberdayaan masyarakat saja.Mulai tahun depan arahnya untuk pembangunan skala besar,” kata Plt Kepala Badan Perencanaan dan Pembangunan Daerah (Bappeda), Anwar Murtadlo, kepada Suarabanyuurip.com, Minggu (1/12/2019).
Dia mengungkapkan, program skala besar yang rencananya akan dimintakan dari CSR K3S yang beroperasi di Bojonegoro. Mulai dari operator Lapangan Banyu Urip, ExxonMobil Cepu Limited, operator Lapangan Sukowati, Pertamina EP Asset 4 Sukowati Field, dan operator Lapangan Jambaran Tiung Biru (JTB), Pertamina EP Cepu (PEPC).
“Ya ada yang untuk pembangunan jalan, jembatan, pengairan, juga pelatihan dan sertifikasi migas,” tukasnya.
Sedangkan bagi masyarakat terdampak atau biasa disebut ring 1, Murtadlo menyampaikan, melalui pemerintah desa, kedepan harus mengajukan proposal untuk program CSR ke Bappeda terlebih dahulu. Prosedur ini untuk menyinkronkan program Pemkab agar tidak tumpang tindih.
“Tujuannya, supaya tidak tumpang tindih. Jadi, pengajuan dari pemdes harus diverifikasi dulu dengan Pemkab,” pungkasnya. (rien).