Keberadaan Pom Mini Kembali Disorot Tanpa Solusi

Pom Mini

SuaraBanyuurip.com – Ririn Wedia

Bojonegoro – Badan Anggaran (Banggar) Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Bojonegoro, Jawa Timur, menyebutkan, keberadaan pom
mini atau biasa disebut Pertamini di Bojonegoro mulai mengkhawatirkan.

“Saya melihat, persebaran Pertamini di Bojonegoro sangat banyak. Ini pertanyaannya, izinnya bagaimana?,” kata anggota Banggar dari Fraksi Partai Persatuan Pembangunan (PPP) Choirul Anam, beberapa waktu lalu
di ruang Paripurna DPRD Bojonegoro.

Menurutnya, banyaknya Pertamini yang berada di pusat kota dan dekat dengan pemukiman warga sangat membahayakan. Namun, sampai saat ini tidak ada satu-pun pihak pemerintah yang menertibkan.

“Bagaimana Standar Operasional Prosedur (SOP)-nya, bagaimana tingkat keamanannya, dan hal lainnya terkait keamanan pedagang dan pembeli serta masyarakat disekitar Pertamini ini,” ujar pria yang juga anggota Komisi B ini.

Pria yang akrab disapa Irul ini meminta agar Pemkab Bojonegoro, tidak lepas tangan dengan keberadaan Pertamini yang dinilai membahayakan karena tidak ada SOP yang diterapkan.

“Tugasnya siapa ini? kalau ada korban bagaimana, ini bahaya lo,” tandasnya.

Baca Juga :   Unthuk Yuyu Bojonegoro Sedot Pengunjung HUT BUMN 2019

Menanggapi hal itu, Kepala Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) Bojonegoro, Gunardi, mengaku, jika Pertamini di Bojonegoro tidak ada yang berizin semua karena bukan wewenang daerah.

“Karena bukan ranahnya Pemkab, jadi ya kami tidak menangani masalah Pertamini,” pungkasnya. (rien)

»Follow Suarabanyuurip.com di
» Saluran WhatsApp Channel SuaraBanyuurip.com


Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *