SuaraBanyuurip.com – Samian Sasongko
Bojonegoro – Jembatan penghubung Desa Bandungrejo ke Desa Ngasem, Kecamatan Ngasem, Kabupaten Bojonegoro, Jawa Timur, yang masih dalam proses pembangunan ambrol pada Rabu (11/12/2019) sekitar pukul 16.30 WIB.
Ambrolnya jembatan tersebut ditengarai tidak mampu menahan beban berat truk tronton bermuatan pasir seberat 45 ton saat melintas.
“Jelas ambrol karena masih dalam proses pembangunan dan belum selesai. Apalagi yang melewati tronton bermuatan berat,” kata Rudi warga setempat, kepada Suarabanyuurip.com.
Terpisah driver tronton bernopol W 8254 UR, Febriyan Hasrul Fauzi, mengaku, baru pertama ini melewati jalan ini, dan mengikuti petunjuk dari Google Map. Dengan perjalanan dari Lumajang hendak mengirimkan pasir ke Proyek Gas Jambaran-Tiung Biru.
“Berat total truk dan pasir 45 ton, Pak,” ujarnya saat dikonfirmasi dilokasi.
Dari pantauan tidak ada korban jiwa dalam insiden tersebut, dan anggota Polsek Ngasem sedang melakukan pengecekan dilokasi. Hingga saat ini tuck belum dilakukan evakuasi.(sam)