Hari Ini 3 Ton Belimbing Akan Jadi Rebutan

Hari Ini 3 Ton Belimbing Akan Jadi Rebutan

SuaraBanyuurip.comd suko nugroho

Bojonegoro – Festival Belimbing ke 6 kembali digelar, Minggu (15/12/2019), di agrowisata kebun belimbing Desa Ngringinrejo, Kecamatan Kalitidu, Kabupaten Bojonegoro, Jawa Timur. 

Even tahunan ini dipastikan lebih menarik. Ada tiga gunungan belimbing yang diarak dalam festival tersebut. Sedangkan belimbing untuk grebeg setinggi 6,5 meter, dengan berat sekitar 2,5 sampai 3 ton.

Grebek Berkah Tumpeng Belimbing akan dimulai pukul 09.30 Wib. Arak-arakan dimulai dari pintu 1 agrowisata di sebelah timur. Rencananya, kegiatan tersebut akan dihadiri Bupati Bojonegoro Anna Muawnah.

“Sebelum dimulai akan disambut Tari Thengul, tari khas Bojonegoro,” ujar Ketua Kelompok Sadar Wisata (Pokdarwis) Desa Ringinrejo, Priyo Sulistiyo dihubungi, Minggu (14/12/2019) sebelum acara dimulai.

Dikatakan, semua persiapan telah selesai 100%. Pokdarwis bersama pemerintah desa, petani belimbing dan pihak terkait bersinergi dan bergotong-royong mempersiapkan festival tersebut.

“Masyarakat silahkan hadir, karena ada rebutan belimbing di akhir acara,” ucapnya.

Selain itu juga ada kontes belimbing yang diikuti oleh petani belimbing Desa Ngringinrejo di balai desa setempat.

Baca Juga :   Katar Gayam Tampilkan Harmoni Kearifan Lokal dengan Industri Migas

“Penilaiannya meliputi berat, tekstur dan rasa buah,” ujarnya.

Priyo menjelaskan, tujuan Festival Belimbing ini antara lain untuk meningkatkan kreaktifitas masyarakat, menggali dan mengembangan potensi yang ada baik di bidang ekonomi, sosial maupun budaya.

“Juga memperkenalkan Agrowisata Belimbing supaya lebih dikenal baik wisatawan lokal maupun nasional,” tuturnya.

Sesuai data di Pemerintah Desa Ngringinrejo, luas kebun belimbing mencapai 20,4 hektar (Ha), dengan jumlah 9.000 pohon.

Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Bojonegoro, festival belimbing ini telah masuk kalender event Bojonegoro. Dikatakan, festival ini sebagai upaya mempromosikan potensi-potensi yang dimiliki Bojonegoro kepada masyarakat luas. 

“Harapannya dapat menarik wisatawan lokal maupun manca untuk pinarak di Bojonegoro,” sambung Amir.

Dari pantauan, pengunjung sejak pagi terus berdatangan ke lokasi agrowisata untuk menyaksikan rangkaian festival. (suko)
  





»Follow Suarabanyuurip.com di
» Saluran WhatsApp Channel SuaraBanyuurip.com


Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *