ExxonMobil Resmi Memulai Produksi Minyak Kedung Keris

19153

SuaraBanyuurip.com – Ahmad Sampurno

Bojonegoro – Operator Lapangan Minyak dan Gas Bumi (Migas) Banyu Urip, Blok Cepu, ExxonMobil Cepu Limited (EMCL), bersama mitra Blok Cepu, PT Pertamina EP Cepu (PEPC), dan Badan Kerja Sama (BKS) Participating Interest (PI) Blok Cepu, telah memulai kegiatan produksi minyak Lapangan Kedung Keris.

Saat ini, produksi Kedung Keris sekitar 5.000 barel minyak per hari dan dapat ditingkatkan menjadi 10.000 barel minyak per hari pada saat produksi puncak.

Hasil produksi dari lapangan Kedung Keris di Desa Sukoharjo, Kecamatan Kalitidu, Kabupaten Bojonegoro, mendukung keseluruhan produksi Blok Cepu, yang mana saat ini memproduksi lebih dari 25 persen minyak Indonesia dengan aman dan andal.

Kepala SKK Migas, Dwi Soetjipto, didampingi Gubernur Jawa Timur, yang diwakili oleh Kepala Dinas Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Provinsi Jawa Timur, Setiadjit, dan Presiden Direktur PT Pertamina (Persero), yang di wakili oleh Senior Vice President Development & Production, Panji Sumirat, meresmikan kegiatan produksi minyak perdana lapangan Kedung Keris di Bojonegoro, Selasa (17/12/2019).

Baca Juga :   Proyek Gas JTB Capai 19 Juta Jam Kerja Selamat

Hadir dalam acara adalah pimpinan mitra Blok Cepu, Presiden ExxonMobil Cepu Limited, Louise McKenzie, Presiden Direktur PT Pertamina EP Cepu, Jamsaton Nababan, dan Kepala Badan Kerja Sama PI Blok Cepu, Hadi Ismoyo.

Dalam kesempatan tersebut Presiden ExxonMobil Cepu Limited, Louise McKenzie, mengucapkan terima kasih kepada Pemerintah Indonesia, Pemerintah Kabupaten Bojonegoro dan Tuban, Jawa Timur, dan para mitra yaitu PT Pertamina EP Cepu, BKS PI Blok Cepu serta masyarakat yang telah mendukung proyek ini.

“Kami akan terus mengevaluasi kemampuan dan kinerja dari sumur Kedung Keris,” ujar McKenzie.

Kontrak rekayasa, pengadaan dan konstruksi proyek Kedung Keris dilaksanakan oleh perusahaan Indonesia PT Meindo Elang Indah.

Proyek ini terdiri dari tapak sumur untuk operasi satu sumur, dan pipa bawah tanah berdiameter 8 inci, sepanjang 15 kilometer yang tersambung dengan Fasilitas Pengolahan Pusat Banyu Urip, yang berpusat di Kecamatan Gayam, Kabupaten Bojonegoro. Lapangan Kedung Keris ditemukan pada 2011, sekitar 15 kilometer sebelah timur Lapangan Banyu Urip.

Baca Juga :   Pemdes Bonorejo dan MCL Teken 9 Kesepakatan

Berdasarkan evaluasi saat ini, diperkirakan cadangan minyak dari Lapangan Kedung Keris mencapai 20 juta barel minyak. Kedua lapangan tersebut terletak di Blok Cepu, yang dioperatori EMCL.

“Kami juga telah mencapai catatan keselamatan yang signifikan pada proyek ini dengan lebih dari 2 juta jam keselamatan kerja,” pungkasnya.(ams) 

»Follow Suarabanyuurip.com di
» Saluran WhatsApp Channel SuaraBanyuurip.com


Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *