90 Persen Kebutuhan Pupuk Petani Blok Cepu Tercukupi

Petani Mojodelik

SuaraBanyuurip.com – Samian Sasongko

Bojonegoro – Petani sekitar ladang minyak Banyu Urip, Blok Cepu, tahun ini merasa senang karena tercukupi kebutuhan pupuk. Hanya kebutuhan air kini menjadikan problem bagi sebagian petani desa di Kecamatan Gayam, Kabupaten Bojonegoro, Jawa Timur.

“Kalau pupuk, alhamdulillah 90 persen terpenuhi, jikapun ada yang kurang itu bisa dimaklumi. Itupun sangat minim,” kata petani Desa Mojodelik, Sucipto,  kepada Suarabanyuurip.com, Kamis (19/12/2019).

Kendala yang dialami saat ini hanya kebutuhan air karena petani tadah hujan. Beda jika petani desa sekitar aliran sungai bengawan solo tentu tercukupi. Seperti Desa Ngraho, Sudu, dan lainnya. Disana ada saluran irigasi yang diambilkan dari Bengawan Solo.

“Sehingga kebutuhan airnya bisa tercukupi, dan pertembuhan tanaman padinya juga lebih bagus,” ujar pria berkulit sawo matang ini.

Sejak pertengagan Bulan November petani mulai tanam padi rancah, dan tidak ditandurkan (rendengan-red).

“Sekarang usia tanam kurang lebih sudah dua Minggu. Rata-rata petani sini ngrancah, Mas,” imbuh pria yang juga perangkat desa setempat.

Baca Juga :   Dana Belum Cair, 14 Dapur MBG di Bojonegoro Mati Suri dan Ribuan Penerima Terancam

Meski kekurangan air, pertumbuhan padi saat ini masih tergolong cukup bagus dibanding tahun lalu daunnya banyak yang mengering.

“Mudah-mudahan pertumbuhannya selalu baik sampai panen nanti tidak diserang hama,” sambung Supardi petani lainnya.(sam)

»Follow Suarabanyuurip.com di
» Saluran WhatsApp Channel SuaraBanyuurip.com


Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *