Diduga Kendaraan Berat Penyebab Jembatan Ndanggerong Rusak

Dengar pendapat komisi D dengan DPU Bina Marga

SuaraBanyuurip.comRirin Wedia

Bojonegoro – Komisi D, Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Bojonegoro, Jawa Timur, mempertanyakan kualitas jembatan Ndangrong-Ngadiluwih (Ngasem-Bandungrejo) Kecamatan Ngasem, yang baru saja selesai dibangun pada November 2019 lalu sudah ambrol dan retak-retak kepada Dinas Pekerjaan Umum Bina Marga dan Penataan Ruang.

“Ini tolong dicek, kondisi jembatan tersebut kenapa kondisinya sudah seperti itu padahal baru dibangun,” kata Ketua Komisi D, Abdullah Umar, saat rapat dengar pendapat, Senin (6/1/2020).

Pihaknya sangat menyayangkan pekerjaan yang dilakukan oleh kontraktor pelaksana karena apapun alasannya, seharusnya jembatan tersebut masih dalam kondisi bagus.

“Apalagi baru saja diselesaikan. Oleh karena itu, kami meminta kontraktornya bertanggung jawab untuk memperbaiki lagi. Toh, masih dalam masa perawatan,” lanjut Politisi asal Partai Kebangkitan Bangsa (PKB).

Menanggapi hal itu, Kepala DPU Bina Marga dan Penataan Ruang, Nur Sudjito, mengungkapkan, jika kualitas pekerjaan jalan dan jembatan di Bojonegoro sudah sesuai spek.

“Hal itu sudah dilakukan melalui uji laboratorium yang dilampirkan didalam dokumen invoice atau tagihan para kontraktor. Kalau tidak ada hasil laboratoriumnya, tidak akan kami bayar,” lanjutnya.

Baca Juga :   Jokhanan : Debat Capres Tak Akan Bermakna Jika Strategi Komunikasi Politik Berkutat Dipersepsi Tunggal

Sedangkan kondisi jembatan Ndangrong-Ngadiluwih (Ngasem-Bandungrejo) Kecamatan Ngasem, yang sudah rusak, dari hasil pengecekan diduga ada kendaraan berat yang melewatinya.

“Kami menduga ada barang besar yang lewat, padahal jembatannya baru berumur satu bulan dan dibawahnya ada air yang tidak sama dengan kondisi rigit yang menempel di tanah,” tegasnya.

Dugaan tersebut diperkuat dengan kondisi jembatan yang rusaknya secara struktur itu dari atas besar bawahnya kecil. Itu berarti menahan beban dari atasnya.

“Itu gambarannya seperti itu,” tandasnya. (rien).  

»Follow Suarabanyuurip.com di
» Saluran WhatsApp Channel SuaraBanyuurip.com


Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *