Tak Seheboh Pertama, Mobilisasi Alat Pemrosesan Gas JTB Masih Jadi Daya Tarik Warga

19312

SuaraBanyuurip.comd suko nugroho

Bojonegoro – Alat pemrosesan gas Jambaran – Tiung Biru (JTB) berupa Selexsol Section 2 masih menjadi daya tarik tersendiri bagi warga Bojonegoro, Jawa Timur. Sekalipun animo warga tidak seheboh saat mobilisasi pertama kali Absorber Section 2 dan 3 pada 7 Desember 2019 lalu. 

Ukuran Selexsol Section 2 lebih kecil dibanding Absorber Section 2 dan 3. Selexsol Section 2 memiliki berat 60 ton dengan panjang 33 meter. Sedangkan Absorber Section 2 dan 3 masing-masing memiliki berat berat 98 dan 103 ton, dengan panjang 15 meter dan 16 meter. 

Namun demikian, sejumlah warga masih menantikan Selexsol Section 2 melintas melintas di Bundaran Jetak, Kecamatan Bojonegoro, pada Jumat (10/1/2020), dini hari pukul 01:05 wib. Mereka mengabadikan saat truk trailer mengangkut alat tersebut , dengan kamera ponsel.

“Penasaran saja. Ingin tahu lebih besar mana dengan yang pertama,” ujar Riyadi, warga Pacul, Kecamatan Bojonegoro.

Pemandangan sama juga terlihat saat Selexsol Section 2 berhenti di rest area rumah makan Desa Ngulanan, Kecamatan Dander. Sejak sore tadi sejumlah warga mulai berdatangan ke lokasi. 

Baca Juga :   Komisi B : Ada yang Disembunyikan Operator

Begitu juga para penjual makan minuman, dan permainan anak-anak. Mereka menjala rezeki dengan parkirnya truk trailer pengangkut Selexsol Section 2 di rest area rumah makan Ngulanan.

“Gak begitu ramai. Masih ramai yang pertama dulu,” sambung Yanto, penjual penthol, Jumat (10/1/2020) sore.

Site Manager PT Rekayasa Industri (Rekind), pelaksana proyek EPC-GPF JTB, Zainal Arifin menjelaskan, mobilisasi alat pemrosesan gas JTB ini, masih terdapat tiga unit lagi. Yakni Selexsol Section 1, Absorber Section 1 dan 4.

Absorber Section 1, lanjut dia, memiliki berat 106 ton, dengan panjang 15 meter berdiameter 4 meter. Sedangkan Absorber Section 4 memiliki berat 100 ton, dengan panjang 17 meter berdiameter 4 meter.

Sementara untuk Selexsol Section 1 memiliki berat 91 ton, dengan panjang 34 meter berdiameter 4 meter.

“Untuk mobilisasi tiga unit itu akan kita lakukan mulai 13 sampai 28 Januari,” pungkasnya.(suko)


»Follow Suarabanyuurip.com di
» Saluran WhatsApp Channel SuaraBanyuurip.com


Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *