SuaraBanyuurip.com – Didik Jatmiko
Bojonegoro – Sebanyak 28 remaja Desa Grebegan, Kecamatan Kalitidu, Kabupaten Bojonegoro, Jawa Timur, mengikuti Launching Program Remaja Desa Grebegan dengan tema “Grebegan Berkarya”.
Kegiatan tersebut merupakan rangkaian dari Program Peningkatan Tata Kelola Pemerintahan Desa Berwawasan Kependudukan di empat desa di Kabupaten Bojonegoro.Â
Program difasilitasi oleh Pusat Studi Kependudukan dan Kebijakan (PSKK) Universitas Gadjah Mada (UGM) Yogyakarta. Dibuka oleh Camat Kalitidu, Imam Wahyu Santoso, Minggu (9/2/2020). Dihadiri oleh Bappeda Bojonegoro, Kepala Desa Grebegan, Perangkat Desa, Remaja Desa dan Komunitas Sahabat Inspirasi Bojonegoro.
Kepala Desa Grebegan, Sam Suhadak (30), mengatakan, sebelumnya kegiatan seperti ini tidak pernah ada di Desa Grebegan. Maka dari itu ia mengajak belajar bersama dan membangun masa depan desa yang lebih cerah dan mandiri bersama remaja desa.
Sementara itu, Camat Kalitidu, Imam Wahyu Santoso dalam sambutannya menyambut baik program ini, khususnya penanggulangan nikah dini pada remaja. Jangan sampai nikah dini itu di bawah usia 21 tahun. Salah satu pencegahannya dengan adanya pelatihan-pelatihan seperti kali ini.
“Ayo manfaatkan pelatihan ini dengan sebaik mungkin,” ajak Imam.
Untuk diketahui, Indeks Desa Membangun (IDM) Grebegan pada tahun 2018, statusnya tertinggal dan tahun 2019 menjadi berkembang.
“Siapa tahu di tahun 2020 atau maksimal 2022 ini menjadikan Grebegan menjadi maju,” imbuhnya.
Pantauan SuaraBanyuurip.com di lokasi, usai dibuka resmi oleh Camat Kalitidu, peserta mengikuti pelatihan fotografi yang disampaikan oleh Sahabat Inspirasi Bojonegoro. Acara ini ditutup dengan foto bersama.(dik)