Padang Bulan Latih Mendongeng Guru di Kecamatan Gayam

19544

SuaraBanyuurip.comEdi Supraeko

Bojonegoro – Yayasan Padang Bulan bekerjasama dengan operator Lapangan Minyak Banyu Urip, Blok Cepu, ExxonMobil Cepu Limited (EMCL), melaksanakan pelatihan mendongeng untuk Guru/MI Se-Kecamatan Gayam, Kabupaten Bojonegoro, Jawa Timur, di pendapa kecamatan, Jumat (14/2/2020) kemarin.

Acara dihadiri perwakilan EMCL, Korwil Kecamatan Gayam, dan pemerintah kecamatan, serta diikuti oleh 21 perwakilan Guru Sd/Mi Se-Kecamatan Gayam.

Kasubag umum, keuangan & kepegawaian Kecamatan Gayam, Sri wahyuni berharap, ilmu yang didapatkan guru-guru dari pelatihan mendongeng ini dapat disampaikan kepada para murid di sekolah masing-masing. Sebagaimana estafet, ilmu juga harus ditularkan. 

“Saya apresiatif dengan TBM Raden Syahid dari yayasan Padang Bulan sebagai pengelola Pojok Literasi yang ada di dekat kantor kecamatan. Semoga kita semua bisa bersinergi untuk terus menghidupkan taman baca ini,” ujarnya.

Senada disampaikan Korwil Kecamatan Gayam, Sulaiman. Ia menegaskan, kegiatan seperti ini positif dan perlu.

“Ini adalah kegiatan yang menarik. Seperti tujuannya untuk belajar bercerita, semoga akan lahir pendongeng-pendongeng cilik yang terus melestarikan keterampilan ini. Anak-anak jadi tidak melulu memainkan gadget, tetapi sudah berpindah menjadi menyukai semua hal tentang dongeng dan mengambil pesan dari isi dongeng. Terutama juga bisa melestarikan legenda, kisah-kisah, dan cerita rakyat zaman dulu supaya diingat dan ada terus sampai masa mendatang,” tuturnya.

Baca Juga :   Jelang HUT Pramuka ke-59, Kwarran Sukosewu Adakan Musran

Ketua Yayasan Padang Bulan, Mustofa menuturkan sekolah itu penting. Oleh karena itu pihaknya mengajak seluruh tenaga pendidik untuk mengubah mindset monotonitas pengajaran menjadi kegiatan yang mengasyikkan.

“Sekolah itu harusnya mengasyikkan dan menggembirakan. Memang, belajar ilmu berhitung itu penting, tapi ada hal yg lebih penting yaitu mengajarkan kebaikan dan rasa kemanusiaan kepada sesama. Itu jauh lebih penting dari segalanya,” ujarnya.

Pelatihan diisi oleh Kak Budi dari Kampung Dongeng berjalan lancar. Para guru antusias mengikuti materi dan praktek.(edi)


»Follow Suarabanyuurip.com di
» Saluran WhatsApp Channel SuaraBanyuurip.com


Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *