SuaraBanyuurip.com – d suko nugroho
Bojonegoro – Sarjono (56), warga RT 010, Rw 005 Dusun Begadon, Desa Begadon, Kecamatan Gayam, Kabupaten Bojonegoro, Jawa Timur, ditemukan tewas gantung diri di dalam rumahnya, Jumat (28/2/2020), sekira pukul 15.30 Wib.Â
Warga yang tinggal di wilayah Lapangan Minyak Banyu Urip, Blok Cepu, itu ditemukan tergantung pada sebuah kayu di bagin dapur rumahnya.
Mayat korban diketahui pertama kali oleh Suwarti (50), adik korban, saat sedang mengantarkan makanan. Ketika masuk ke dapur, perempuan paro baya-Suwarti- itu terkejut melihat tubuh kakaknya sudah dalam kondisi tergantung.Â
Seketika Suwarti teriak histeris. Sejumlah tetangga langsung berdatangan. Sarnadi (46), tetangga korban, kemudian melaporkan peristiwa tersebut kepada Polsek Gayam.
Suwarti mengaku, tidak menyangka kakaknya bakal nekat melakukan gantung diri. Sebab pada pukul 14.00 Wib, ia masih melihat korban duduk di dalam rumah.
“Tadi saya melihat Kang Sarjo nggak kenapa-napa. Tapi saat saya kembali mau mengantarkan makanan sudah begini keadaanya,” tuturnya lirih.
Polsek Gayam yang mendapat laporan adanya gantung diri langsung mendatangi lokasi dan melakukan olah kejadian perkara. Hasilnya, tidak ditemukan tanda-tanda penganiayaan di tubuh korban.
Selain itu, kelamin korban tidak mengeluarkan sperma, dan dubur tidak mengeluarkan kotoran, jari – jari kaki ada yang putus akibat dari penyakit kusta. Saat ditemukan korban memakai baju kemeja pendek warna coklat, dan celana komprang pendek warna abu- abu.Â
“Korban meninggal murni bunuh diri. Dugaan sementara akibat sakit kusta yang dideritanya tak kunjung sembuh,” ujar Kapolsek Gayam, AKP. Harjo.(suko)