Antisipasi Virus Corona, Biro Umroh Diimbau Tunda Pemberangkatan Jamaah

19647

SuaraBanyuurip.com - Ririn Wedia

Bojonegoro -  Kementerian Agama (Kemenag) Kabupaten Bojonegoro, Jawa Timur, mengimbau kepada biro perjalanan umroh dan Penyelenggara Perjalanan Ibadah Umroh (PPIU) di wilayahnya untuk menunda pemberangkataan jamaahnya terlebih dahulu sebelum ada keputusan baru dari pemerintah Arab Saudi.

Imbauan ini untuk mengantisipasi penyebaran virus corona. Penghentian sementara itu juga untuk persiapan keberlangsungan penyelenggaraan haji bulan Juni – Agustus 2020 mendatang.

“Kalau bisa jangan memberangkatkan jamaah umroh sebelum ada keputusan resmi. Ini untuk kepentingan yang lebih besar bagi kesehatan jamaah agar tidak tertular penyebaran Virus Corona,” kata Kepala Kemenag Bojonegoro, Muhammad Syamsuri, Sabtu (29/2/2020).

Terpisah, Direktur Mutiara Amanah Tour (Mutamtour) Kabupaten Bojonegoro, Yasak Taufan mengatakan, agen pemberangkatan jamaah umroh sekarang ini masih menunggu keputusan dari pemerintah Arab Saudi untuk membuka kembali penerbitan visa termasuk visa jamaah umroh.

“Mutamtour masih menunggu keputusan Pemerintah Arab Saudi untuk membuka kembali jadwal umroh, setelah dibuka maka jamaah yang sudah daftar akan dijadwalkan ulang,” ujarnya.

Salah satu agen pemberangkatan jamaah umroh di Kabupaten Bojonegoro, Mutamtour mengaku pada 4 Maret 2020 ini seharusnya memberangkatkan dua kloter jamaah sebanyak 68 orang. Namun, karena adanya kebijakan penutupan jamaah ke Arab Saudi sehingga dibatalkan.

Baca Juga :   Kerusakan Jalan Babat Resahkan Warga

“Seharusnya sudah persiapan untuk berangkat. Namun karena ada kebijakan penundaan keberangkatan jamaah maka akan dilakukan penjadwalan ulang,” tandasnya.

Persiapan keberangkatan jamaah umroh pada 4 Maret ini, lanjut Yasak, sudah disiapkan. Mulai dari biaya akomodasi baik di Makkah maupun Madinah, maskapai dan hotel. Pihak maskapai dan hotel sudah ada kesediaan untuk menjadwalkan ulang, sementara visanya masih dalam proses entry.

Selain pada 4 Maret, Mutamtour rencananya juga akan melakukan pemberangkatan kepada 49 jamaah pada 11 Maret mendatang. Keberangkatan itu diperkirakan juga mengalami perubahan jadwal.

“Sehingga total ada 117 jamaah yang akan dijadwalkan ulang. Semua jamaah langsung kami kirimkan surat penjadwalan ulang,” pungkasnya.(rien)


 

»Follow Suarabanyuurip.com di
» Saluran WhatsApp Channel SuaraBanyuurip.com


Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *