SuaraBanyuurip.com -Â Ahmad Sampurno
Blora – Lapangan Migas Trembul di Kecamatan Ngawen, Kabupaten Blora, Jawa Tengah, yang dioperatori Kerja Sama Operasi Pertamina EP – PT Sarana GSS Trembul (KSO PEP-SGT), dibiarkan kosong. Tidak ada tenaga keamanan yang berjaga di lokasi, meskipun terdapat sejumlah aset dan alat berat.
Termasuk sumur gas SGT-01 di Desa Karangtengah, dan TRB P1 di Desa Kedungsatriyan dan yang sekarang ini menunggu eksploitasi. Juga sumur SGT-02 di Desa Tolokwohmojo yang belum dikerjakan.Â
Di Lokasi terdapat yard untuk menyimpan meterial (pipas casing). Namun tidak ada scurity yang berjaga di tiga lokasi tersebut. Termasuk scurity di field office yang juga ada asetnya.Â
Tidak adanya aktifitas tersebut disebabkan 27Â tenaga kerja di lingkungan KSO PEP-SGT belum menerima gaji satu bulan terakhir. Sehingga menjadikan pekerja mogok kerja.Â
Bahkan sejak Juli 2019, kebanyakan dari mereka tidak memegang kontrak kerja dalam melaksanakan pekerjaan. Baik tenaga security, operator mupun juru masak. Â
Supervisor Produksi KSO PEP-SGT, Budiono, adalah salah satu pekerja yang juga tidak memegang kontrak. Hampir satu tahun ini, Budi bekerja dan menerima gaji dari KSO PEP-SGT.Â
Menurutnya, aksi mogok kerja yang dilakukan ini merupakan puncak kekesalan pekerja. Sebab, mereka selalu dijanjikan oleh pihak management. Gaji tidak diberikan di awal bulan, dan selalu mundur.Â
“Scurity akhirnya memutuskan Jum’at tanggal 6 Maret kemarin mogok dan akan bekerja setelah gaji dibayarkan,†kata Budi.Â
Dikonfirmasi terpisah, Koordinator Lapangan KSO PEP-SGT, Agus Pamuji Widodo, tidak memungkiri adanya mogok kerja dan lapangan dalam keadaan kosong.Â
“Kami selalu update kepada management terkait kondisi harian,†ujarnya.Â
Pihaknya mengaku, tidak mau disalahkan apabila terjadi sesuatu di lapangan. Sebab, terdapat asset termasuk sumur.Â
“Kami khawatir sumurnya, kalau ada tangan yang tak bertangung jawab,†tandasnya.Â
Agus menyadari mogok kerja yang dilakukan para pekerja. Karena memiliki keluarga yang perlu dihidupi.Â
“Semampu saya untuk menyampaikan persoalan ini kepada management,†kata dia yang mengaku juga belum menerima gaji.Â
Dari kabar yang diterima Agus, Managemen KSO PEP-SGT menjajikan gaji akan dibayarkan maksimal Jum’at (13/3/2020).(ams)