SuaraBanyuurip.com – d suko nugroho
Bojonegoro – Pelayanan Perpustakaan Daerah (Perpusda) Bojonegoro, Jawa Timur, ditutup sementara mulai 16 – 29 Maret 2020, dalam rangka meningkatkan kewaspadaan dan mencegah penyebaran virus corona atau Covid-19.
Penutupan perpustakan ini menyusul adanya Instruksi Bupati Nomor 2 Tahun 2020 tentang Kejadian Luar Biasa (KLB) Non Alam dalam Rangka Pencegahan Penyebaran Virus Corona atau Covid-19 tertanggal 15 Maret 2020.
“Iya benar, layanan perpusda tutup sementara dua pekan. Tapi untuk pegawai tetap masuk seperti biasa,” ujar Kepala Dinas Kearsipan dan Perpustakaan Bojonegoro, Kamidin dikonfirmasi melalui Kepala Seksi Promosi dan Layanan Pustaka, Heri Purwanto, Selasa (17/3/2020).
Dijelaskan, sejumlah layanan perpusda yang ditutup sementara adalah sirkulasi, refrensi, perpustakaan keliling baik di sekolah maupun tempat wisata, perpustakaan anak, dan layanan internet.
“Namun begitu, akses layanan perpustakaan tetap dapat dinikmati masyarakat melalui aplikasi perpustakaan digital windows dan android,” tuturnya.
Sementara untuk waktu pengembalian buku pinjaman dibuka pada 30 Maret 2020. Waktu peminjaman 1 minggu dengan ketentuan 1 orang maksimal 2 buku dan yang bisa meminjam hanya yang memiliki KTA Perpusda.
“Dari 65 buku yang dipinjam, 35 buku belum dikembalikan,” ucapnya.Â
Untuk diketahui, instruksi Bupati berisi agar semua pelajar mulai tingkat PAUD hingga SMA dan mahasiswa di Bojonegoro belajar di rumah selama sepakan mulai Senin sampai Sabtu (16-21/3/2020).
Akibat penutupan layanan perpusatakaan ini membuat beberapa anak-anak yang ingin memanfaatkan internet gratis ‘kecele’. Mereka belum mengetahui pelayanan ditutup sementara. Â
“Tadi ada beberapa anak-anak datang kesini cari wifi, karena sekolahnya libur. Dan, tadi sudah kita beritahu kalau layanan Perpusda tutup sampai 29 Maret,” pungkas Heri.(suko)