Lancarkan Aliran Air, PEPC Normalisasi Sungai Glonggong

19754

SuaraBanyuurip.comSamian Sasongko

Bojonegoro – Operator proyek pengembangan Gas Lapangan Unitisasi Jambaran-Tiung Biru (JTB), Pertamina Eksplorasi Produksi Cepu (PEPC) tak hanya terfokus pada pengerjaan proyek Gas JTB saja. Perusahaan plat merah ini juga peduli dengan lingkungan dan pertanian sekitar Sungai Glonggong.

Dimana Sungai Glonggong yang masuk wilayah Hutan RPH Sawit Rejo, BKPH Clangap, KPH Bojonegoro ini telah dilakukan normalisasi oleh PEPC, Selasa (17/3/2020).

Normalisasi dilakukan guna memperlancar aliran air hujan yang kerap menggenangi persawahan warga sekitar akibat dangkalnya Sungai Glonggong. 

Sebelum dilakukan normalisasi, terlebih dahulu dilakukan doa bersama dan sosialisasi dengan Pesanggem dan Perhutani di area Perhutani 160 meter kearah Utara dari pagar proyek Gas Processing Facility (GPF) JTB.

“Kegiatan normalisasi sudah dimulai dengan lebar Sungai Glonggong 7 meter, dan kedalaman 2 samapi 4 meter sesuai contour yang ada,” kata EPC GPF Construction & Pipe Line Manager, Iwan Hamzah, kepada Suarabanyuurip.com.

Kegiatan ini dilakukan sebagai bentuk kepedulian PEPC melalui kontraktor GPF, konsorsium PT Rekayasa Industri-Japan Gas Corporation (JGC) dan Japan Gas Corporation Indonesia (JGCI) atau RJJ agar volume air pada saat hujan cukup deras tidak menimbulkan genangan air di persawahan masyarakat di sekitar sungai glonggong yang dekat dengan area proyek.

Baca Juga :   Harga Minyak Dunia Meroket, Subsidi BBM dan LPG Bisa Membengkak

“Kalau airnya mangalir dengan baik, sehingga masyarakat dapat tetap memetik hasil pertaniannya dengan baik pula. Semoga apa yang kami lakukan ini dapat memberikan manfaat,” tandasnya.

Pria yang karib disapa Iwan ini mengucapkan terima kasih kepada masyarakat, perhutani, desa, kecamatan sekitar proyek, dan jajaran Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bojonegoro, Jawa Timur, yang selama ini telah memberikan dukungan kelancaran proyek Gas JTB.

“Terima kasih kami ucapkan kepada Ibu Anna sebagai Bupati Bojonegoro atas dukungan dan bantuan yang diberikan mulai berjalannya proyek negara ini sampai dengan saat ini. Karena tanpa dukungan yang baik dari semua pihak niscaya semua bisa berjalan dengan lancar,” tutup pria ramah ini.(sam)

»Follow Suarabanyuurip.com di
» Saluran WhatsApp Channel SuaraBanyuurip.com


Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *