Virus Corona, Penyaluran Stok LPG dan BBM di Bojonegoro Aman

19745

SuaraBanyuurip.com – Ririn Wedia

Bojonegoro – Dinas Perdagangan Kabupaten Bojonegoro, Jawa Timur, menyatakan, saat ini penyaluran LPG maupun Bahan Bakar Minyak (BBM) tetap aman ditengah isue penyebaran virus Corona (Corvid-19).

“Belum ada instruksi atau edaran untuk pencegahan virus Corona pada penyaluran LPG maupun BBM di Bojonegoro,” kata Kepala Dinas Perdagangan, Sukaemi, melalui Kasi Pengadaan dan Distribusi Dinas Perdagangan (Disdag) Bojonegoro, Sutikno Sakib, Selasa (17/3/2020).

Dia ungkapkan, baik di Pangkalan maupun Agen LPG serta Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU) belum ada edaran untuk pemberlakuan menggunakan masker atau hand sanitizer. Namun, pihaknya optimis masing-masing personal sudah sadar diri dalam antisipasi penyebaran virus.

“Memang belum ada peringatan atau edaran yang mewajibkan pangkalan atau agen dan SPBU untuk menggunakan hand sanitizer setiap kontak langsung dengan konsumen,” tegasnya.

Namun, Sutikno optimis jika sekarang ini kondisi di wilayah Bojonegoro aman dari Virus yang juga disebut Corvid-19. Masyarakat sudah mendapatkan sosialisasi dari media massa bagaimana pencegahannya.

“Optimis dan berdoa ya, jadi stok tetap aman dan tidak ada kendala di masyarakat terkait penjualan,” tukasnya.

Dari data menyebutkan, stok LPG 3 Kg di Bojonegoro tahun 2020  rata-rata mencapai 10.000 tabung. Jika masih ada kekurangan, Disdag siap meminta tambahan pada Pertamina. Stok tersebut, mencukupi kebutuhan harian masyarakat Bojonegoro untuk kalangan tidak mampu.

Baca Juga :   Guru PAUD se Kecamatan Gayam Ikuti Outbond

“Sementara stok non bersubsidi tidak terbatas, berapapun SPBU minta dikasih, sedang BBM bersubsidi kita belum dapat datanya,” tandasnya.

Sementara itu, semenjak ditetapkan status Corona Virus Disease (COVID-19) menjadi Pandemi oleh World Health Organization (WHO) yang diikuti pemerintah setempat dalam mengambil kebijakan bekerja dari rumah dan meliburkan sektor pendidikan selama 14 hari, Pertamina tetap menjalankan proses bisnisnya dalam memenuhi kebutuhan energi untuk masyarakat serta memastikan stok BBM dan LPG selalu aman.

PT Pertamina (Persero) melalui Marketing Operation Region (MOR) V – Jatimbalinus menyikapi keadaan ini dengan memastikan BBM dan LPG terus tersedia untuk memenuhi aktivitas sehari-hari masyarakat. Dalam keadaan ini juga, Pertamina terus memantau penyaluran BBM dan LPG, khususnya untuk di wilayah Jawa Timur.

Unit Manager Communication & CSR MOR V – Jatimbalinus, Rustam Aji menyatakan, Pertamina telah menyiapkan strategi penyaluran apabila sewaktu-waktu diperlukan pasokan ke daerah-daerah tertentu.

“Hingga saat ini, Pertamina tetap memberikan pelayanan untuk kebutuhan energi masyarakat, salah satu caranya adalah dengan menerapkan fit to work dan cek kesehatan untuk awak mobil tangki yang mendistribusikan BBM,” ujarnya.

Semangat menyalurkan energi ini juga diikuti dengan berkoordinasi dengan SPBU-SPBU untuk memberikan alat preventif medis seperti masker, sarung tangan, serta sanitizer kepada operator sebagai garda depan Pertamina dalam menyalurkan BBM kepada konsumen.

Baca Juga :   Libur Pilkada Serentak, Pertamina Jamin Stok BBM dan LPG Aman

“Kepada pekerja di area operasi, kami menerapkan standar operasional prosedur seperti pengukuran suhu tubuh pekerja yang akan melaksanakan tugasnya serta memberikan pengaturan jam kerja yang baik untuk menjaga stamina dari para pekerja ini,” tambah Rustam.

Untuk penjualan LPG, Pertamina telah menyalurkan LPG PSO dengan rata-rata harian sebesar 3.600 MT/hari dan LPG NPSO Rumah Tangga sebesar 179 MT/hari.

“Secara total, realisasi sampai pertengahan Maret ini, Pertamina telah menyalurkan LPG PSO sebesar 43.000 MT/hari dan LPG NPSO Rumah Tangga sebesar 2.100 MT/hari,” tambah Rustam.

PT Pertamina (Persero) memastikan pelayanan kepada masyarakat serta pasokan Bahan Bakar Minyak (BBM) dan Liquefied Petroleum Gas (LPG) dalam kondisi aman. Saat ini, Ketahanan stok BBM dan LPG untuk seluruh produk, secara nasional rata-rata di atas 20 hari.

“Sebagai BUMN yang berperan strategis untuk melayani energi, Pertamina tetap fokus dan memastikan proses penyediaan energi mulai dari fungsi hulu migas, kilang, distribusi hingga pemasaran tetap berjalan baik. Sehingga ketersediaan dan penyaluran BBM dan LPG di seluruh tanah air juga tetap lancar,” tutup Rustam.(rien)

»Follow Suarabanyuurip.com di
» Saluran WhatsApp Channel SuaraBanyuurip.com


Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *