Bupati Anna : Desa Harus Anggarkan Penanganan Corona

19869

SuaraBanyuurip.com – Ririn Wedia

Bojonegoro – Bupati Bojonegoro, Jawa Timur, Anna Mu’awanah, meminta kepada kepala desa yang baru dilantik agar segera mengambil langkah positif serta melaksanakan upaya-upaya pencegahan dan penyebaran virus corona atau Covid-19, dengan menyesuaiakan kebijakan baik dari pemerintah pusat, Pemprov, dan Pemkab, agar bencana non alam ini segera teratasi.  

“Semua desa harus menganggarkan belanja tak terduga dalam APBDesnya untuk menunjang upaya pencegahan dan percepatan penanganan Virus Corona atau Covid-19,” pesan Bupati Anna saat melantik 24 Kepala Desa secara video conference atau vicon di Command Centre Gedung Pelayanan Informasi Publik (PIP) lantai II, Rabu (1/4/2020).

Ke 24 kepala desa yang dilantik merupakan hasil pemilihan kepala desa (Pilkades) serentak gelombang III tahun 2020.

Bu Anna, panggilan akrabnya, mengimbau bagi desa yang belum menganggarkan agar segera menyusun rencana penggunaan. Misalnya untuk lingkungan yaitu penyemprotan desinfektan dan sebagainya. Sedangkan untuk desa yang sudah menganggarkan akan tetapi belum mencukupi kebutuhan anggaran kegiatan, bisa segera melakukan perubahan APBDesnya. 

“Saya minta agar ada percepatan penganggaran kegiatan dan keselarasan pengambilan kebijakan dalam upaya percepatan penanggulangan Covid 19,” tegas mantan politisi Senayan itu.

Baca Juga :   Warga Ngraho Ancam Duduki Balai Desa dan Gagalkan Pelantikan Perades

Bu Anna berharap kepada 24 kepala desa yang sudah resmi dilantik agar segera menentukan arah kebijakan pada tahun mendatang berdasarkan identifikasi potensi, permasalahan, harapan, dan tuntutan masyarakat dengan kebutuhan mendesak dalam rangka mewujudkan kebijakan kesejahteraan masyarakat Desa.

“Jangan sampai ada tebang pilih diantara warga desa yang sudah memilih saudara ataupun yang tidak memilih saudara. Semaksimal mungkin harus menciptakan lingkungan demokrasi yang kondusif,” pungkas bupati perempuan pertama Bojonegoro itu.

Dalam pelantikan secara vicon hanya ada 2 perwakilan kepala desa yang diambil sumpah jabatan di ruang Command Centre. Disaksikan oleh Forkompida. 

Sementara 22 kepala desa lainnya berada di masing-masing kantor kecamatan dengan disaksikan Forkopimcam. Prosesi pelantikan dihadiri undangan terbatas sesuai protap pencegahan penyebaran corana.(rien)


»Follow Suarabanyuurip.com di
» Saluran WhatsApp Channel SuaraBanyuurip.com


Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *