Pasca CPP Gundih Terbakar : Pertamina Pastikan Pasokan Gas Aman

19958

SuaraBanyuurip.com - Ahmad Sampurno

Blora – Pertamina EP Asset 4 memastikan kebutuhan gas konsumen di wilayah Blora dan Semarang, Jawa Tengah tetap aman setelah melakukan koordinasi dengan Perusahaan Gas Negara (PGN).

“Kami berkoordinasi dengan Perusahaan Gas Negara untuk dapat tetap memasok gas kepada masyarakat di Semarang dan Blora,”  ujarnya General Manager Pertamina EP Asset 4, Agus Amperianto saat bertemu dengan Kapolda Jateng Irjen Pol. Rycko Amelza Dahniel, Selasa (14/4/2020).

Agus menyampaikan akibat kebakaran yang terjadi pusat fasilitas pemrosesan  (central processing plan/CPP) Gundih kegiatan dihentikan sementara waktu. Namun upaya perbaikan sedang dilakukan dengan perkembangan pendirian perancah untuk keamanan.

Selain itu, mitigasi risiko telah dilakukan agar pasokan tetap aman. Baik kepada masyarakat ataupun perusahaan yang memiliki perjanjian jual beli gas dengan perusahaan.

“Kami sudah melakukan koordinasi dengan konsumen industri dan sudah melakukan upaya mitigasi selama proses perbaikan,” tegasnya.

Dalam pertemuan itu membahas rencana recovery CPP Gundih. Dalam kesempatan itu, Agus mengucapkan terima kasih atas bantuan yang diberikan pihak Kepolisian.  Dalam hal ini tim Labfor Polda dan Polres Blora yang membantu proses investigasi kebakaran Thermal Oxidizer (TOx) di CPP Gundih.

Baca Juga :   PGN Area Bojonegoro Pasok Gas ke Bumi Menara Internusa

“Dengan hadirnya kepolisian, tim kami mendapatkan semangat dalam investigasi, sekaligus menyelesaikan perbaikan pasca kebakaran,” ungkapnya.

Menanggapi pemaparan tersebut, Kapolda Jateng, Irjen Pol. Rycko Amelza Dahniel,  mengungkapkan, pihaknya akan memberikan pendampingan penuh kepada perusahaan.

“Sebagai obyek vital nasional, kepolisian akan mengawal proses investigasi yang dilakukan perusahaan, dari kami sudah menurunkan Labfor yang bisa membantu proses investigasi lebih lanjut,” tandasnya.

Rycko menyampaikan proses perbaikan harus dikejar, agar gas dapat kembali mengalir ke konsumen.

“Yang terpenting adalah dapat beroperasi seperti sedia kala dan tetap memperhatikan aspek keselamatan dan kondisi sosial masyarakat di sekitar,” pungkasnya.

Kondisi CPP Gundih sendiri saat ini tengah dilakukan perbaikan pada Thermal Oxidizer paska terbakar (9/4/2020), pendirian perancah (scaffolding) sudah mencapai lima belas persen, diharapkan minggu ini proses instalasi dapat selesai dan proses perbaikan lebih lanjut dapat dilakukan.(ams)

»Follow Suarabanyuurip.com di
» Saluran WhatsApp Channel SuaraBanyuurip.com


Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *