SuaraBanyuurip.com -Â Â Ahmad Sampurno
Blora – Pertamina EP Asset 4 sampai sekarang masih berupaya melakukan perbaikan area Top Thermal Oxiduzer (TOX) di Central processing Plant (CPP) Gundih di Desa Sumber, Kecamatan Kradenan, Kabupaten Blora, Jawa Tengah, pasca terbakar beberapa waktu lalu.
“Penyiapan rencana recovery, seperti pembuatan decission tree sudah selesai,” ujar PT Pertamina EP Asset 4 General Manager, Agus Amperianto saat sosialisasi HSSE Demo Room, Rabu (15/4/2020).Â
Dia menjelaskan, bahwa akan dibuat opsi-opsi recovery Plan berdasarkan hasil assesment. Untuk memperlancar proses assesment terhadap rencana recovery CPP Gundih.
Adapun progress tahapan yang dilakukan untuk proses assesment guna keperluan recovery TOx, antara lain penyiapan crane sudah dilakukan site visit dan proses pengecekan administrasi crane. Kemudian, pemasangan scaffolding dindjng luar, material on site mencapai 60% dan instalasi mencapai 32%.
“Kami berharap, upaya yang kami jalankan bisa sesuai dengan tata waktu yang direncanakan. Apabila hasil assesment ini sesuai dengan dugaan penyebb kejadian, maka perbaikan bisa segera dilaksankan. Diharapkan bulan Mei 2020 sudah bisa start up,” jelasnya.Â
Sementara dalam proses recovery CPP Gundih, Pertamina EP tetap menjalankan protokol pencegahan Covid19 dalam pelaksanaan recovery. Untuk itu, seluruh lihak terkait dalam operasi wajib mengikuti protokol yang sudah ditetapkan.Â
“Utamanya dengan menggunakan APD lengkap, Masker N95, sarung tangan serta menjalankan phisycal Distancing,” kata dia.
Selain itu, tim medis dan ambulance selalu disiapkan di lokasi CPP Gundih.
“Jadi apabila ada pekerja dan mitra kerja yang akan masuk area wajib diperiksa terlebih dahulu. Setelah dinyatakab fit to task, baru bolek bekerja,” tandasnya.(ams)