SuaraBanyuurip.com – Samian SasongkoÂ
Bojonegoro – Tahun ini hasil produksi kacang tanah petani Desa Butoh, Kecamatan Ngasem, Kabupaten Bojonegoro, Jawa Timur, terancam menurun. Karena terserang penyakit mentek yang mengakibatkan daun tanaman berwarna putih.
Penyakit itu menyerang tanaman kacang tanah milik warga setempat sejak tanaman mulai berbunga, dan menjadikan daun yang semula hijau berubah menjadi putih. Akibatnya proses biji kacang tidak maksimal.
Warga Desa Butoh, Parman, mengatakan, semula pertumbuhan tanaman kacang tanah miliknya sangat baik. Namun setelah mulai beranjak bunga tiba-tiba penyakit yang umum disebut mentek menyerang dan membuat daunnya menjadi putih.
“Penyakit mentek mulai menyerang ketika usia tanaman sekira 1,5 bulan. Jika sudah menteken begini biji kacang tidak maksimal,” kata Parman, kepada Suarabanyuurip.com, Minggu (19/4/2020).
Warga pinggiran hutan ini mengaku, sudah berupaya melakukan pengobatan mulai dari penyemprotan maupun cara lain. Namun tidak membuahkan hasil.
“Mungkin karena faktor alam, sehingga tidak bisa memulihkan pertembutuhannya dengan maksimal. Karena ada serangan penyakit tentu hasil panen menurun. Tapi tidak masalah, ini hal biasa bagi kami sebagai petani,” jelasnya.
Senada diungkapkan petani lainnya Suhadi. Menurut Suhadi, serangan penyakit mentek tidak hanya menyerang pada kacang tanah saja. Tapi juga pada tanaman lain, seperti jagung dan singkong. Apalagi musim tanam kedua seperti saat ini, serangan penyakit pada tanaman sudah umum dialami petani.Â
“Meski hasil nanti tidak maksimal, sudah tidak kaget lagi karena biasa mengalaminya,” ujar pria berkulit sawo matang ini.(sam)