Warga Miskin Sekitar Migas Sukowati dapat Sembako

20006

SuaraBanyuurip.com -  Ririn Wedia

Bojonegoro – Pemerintah Desa Ngampel, Kecamatan Kapas, membagikan paket sembilan bahan pokok (sembako) kepada 150 Kepala Keluarga (KK) yang tidak tercover Bantuan Pangan Non Tunai (BPNT) dari Pemerintah Pusat dan Pemerintah Kabupaten.

“Kita sudah bagikan Sembako tersebut sesuai instruksi Bupati Anna Mu’awanah melalui Dinas Sosial,” kata Kepala Desa Ngampel, Purwanto, Senin (20/4/2020).

Di desa ring satu Lapangan Migas Sukowati-sebutan lain Desa Ngampel- selama ini sudah ada beberapa bantuan sembako termasuk dari Kontraktor Kontrak Kerjasama (K3S), Lapangan Sukowati, Pertamina EP Asset 4 Sukowati Field. 

“Tapi tidak semua warga mendapat bantuan tersebut. Dengan adanya tambahan Sembako dari Pemkab Bojonegoro ini sangat membantu dan meringankan beban warga ditengah pandemi covid-19,” tandasnya.

Kades yang baru saja dilantik tersebut mengungkapkan, adanya wabah Covid-19 sekarang ini sangat berdampak bagi perekonomian warga termasuk pedagang kecil.

“Mereka kehilangan hampir separo pendapatan,” imbuhnya.

Sementara itu, salah satu warga Desa Ngampel RT 05 RW 01, Yatmi, mengaku senang dengan bantuan Sembako dari Pemkab Bojonegoro. Selama ini, dia belum pernah mendapatkan bantuan apapun sama sekali. 

Baca Juga :   Pengajuan Dispensasi Kawin di Bojonegoro Turun

“Baru kali ini, saya dapat bantuan sembako. Ya senang, karena pendapatan juga berkurang banyak,” kata wanita penjual sayur keliling ini. 

Sebelum adanya merebaknya Covid-19, ibu satu anak ini mengaku setiap harinya bisa mengantongi laba Rp50.000-Rp70.000 setiap harinya. Namun, sekarang banyak warga yang enggan berbelanja di tempatnya.  

“Sehari dapat Rp20.000 sudah sangat bagus,” pungkasnya.

Ia berharap pandemi virus corona ini segera berakhir, aktivitas masyarakat kembali normal. (rien)


»Follow Suarabanyuurip.com di
» Saluran WhatsApp Channel SuaraBanyuurip.com


Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *