Dua Anak dari Pasien ODP Meninggal Dikarantina Mandiri

20033

SuaraBanyuurip.comRirin Wedia

Bojonegoro – Dua anak dari pasien berstatus Orang Dalam Pemantauan (ODP) berinisial LL (44) warga Desa Campurejo, Kecamatan Bojonegoro, Kabupaten Bojonegoro, Jawa Timur, yang meninggal dunia berupaya dilakukan karantina mandiri oleh Pemerintah Desa (Pemdes) Campurejo. 

“Anak dari warga yang berstatus ODP dan meninggal dunia itu yang satu sudah kuliah, satu lagi kelas 3 SMP. Mereka akan kami karantina mandiri di rumah pasca meninggalnya si ibu,” kata Kepala Desa (Kades) Campurejo, Edi Sampurno, Kamis (23/4/2020).

Kades sekitar Lapangan Sukowati ini menjelaskan, LL diketahui tidak pernah bepergian dari daerah zona merah terkonfirmasi positif corona atau Covid-19. Setiap harinya wanita yang sudah menghadap Sang Khalik (Allah SWT) tersebut berjualan di warung makan yang berada di Pasar Hewan di Desa Banjarjo.

“Sekarang, kami dari Gugus Desa penanganan dan pencegahan Covid-19 akan mencari siapa saja yang sudah berkontak dengan pasien,” tukasnya.

Selain itu, pihaknya semakin memperketat pengamanan di pintu masuk desa. Bagi warga yang kontrak atau kos dari luar kota wajib melapor dan dilakukan tes suhu tubuh.

Baca Juga :   Semen Rembang Mulai Produksi 2016

“Kalau tidak mau, ya tidak akan boleh masuk desa kami,” tegasnya.

Hingga kini, Pemdes Campurejo belum menerima hasil tes dari warga yang memiliki riwayat sakit sesak dan diabetes tersebut. Namun, dari Rapid Tes di RS Aisyah mengharuskan pasien dirujuk ke RSUD Sosodoro Djatikusumo untuk diisolasi.

“Jadi belum tahu apakah positif covid atau tidak,” imbuhnya.

Tim Gugus Desa Campurejo melakukan sterilisasi di seluruh lingkungan desa dan kantor desa untuk mencegah penyebaran Virus Covid-19.

“Kami juga menghimbau agar warga tetap patuh aturan pemerintah dengan tidak bergerombol, saat diluar rumah menggunakan masker, cuci tangan atau menggunakan hand sanitizer,” pungkasnya.(rien)

»Follow Suarabanyuurip.com di
» Saluran WhatsApp Channel SuaraBanyuurip.com


Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *